4 Cara Hormon Merusak Program Diet

27 Januari 2015 12:22 / http://health.kompas.com / 1946x dilihat
KOMPAS.com - Hormon memiliki fungsi penting dalam sistem tubuh kita, termasuk di antaranya memengaruhi tinggi badan, mood, hingga rasa lapar. Itu sebabnya memperhatikan faktor hormonal seharusnya dilakukan oleh mereka yang sedang dalam program penurunan berat badan.

"Saat hormon dalam keadaan seimbang, semua hal dalam tubuh kita berfungsi dan tampak baik. Sebaliknya, jika hormon terganggu maka keseimbangan tubuh pun ikut berantakan," kata Alisa Vitti, nutrisi integratif dan ahli hormon.

Berikut adalah beberapa cara hormon dalam merusak diet kita.

1. Membuat kita merasa lapar
Menunggu datangnya pesanan makanan di restoran atau perut keroncongan karena tadi pagi sarapan tak sehat, bisa membuat kita mengalami kombinasi antara lapar dan marah. Kondisi ini dipicu oleh hipoglikemi atau penurunan kadar gula darah dan anjloknya kadar serotonin (hormon yang membuat perasaan tenang).

Meski kita merasa sangat lapar dan bisa melahap apa pun, tapi pilihlah konsumsi karbohidrat kaya serat dan juga lemak sehat. Makanan tersebut bukan hanya membuat kadar gula darah naik kembali tanpa lonjakan tinggi, tapi juga membuat mood lebih stabil.

2. Membuat stagnan
Selama ini Anda selalu rutin olahraga dan mengikuti diet ketat, tapi mengapa rasanya sulit untuk turun berat badan 5 kg? Menurut Vitti hal tersebut bisa disebabkan karena kortisol, hormon yang bertugas memberitahu sel lemak untuk melepaskan gula darah ke peredaran darah.

Berat badan yang stagnan bisa disebabkan kortisol berhenti mengirimkan pesan ke sel lemak dan akhirnya tubuh membakar lebih sedikit lemak. Siasati dengan selalu menyertakan sayuran saat makan.

Sayuran mentah akan membantu liver mendapatkan mikronutrien glutahione, yang memecah estrogen dan menjaga kortisol tetap pada tugasnya.

3. Membuat "lapar mata"
Gerlin atau si hormon lapar bisa mengacaukan program diet yang selama ini dijalani. Hormon ini diproduksi di lambung dan saat perut kita kosong atau sedang diet, hormon akan mengirimkan sinyal lapar ke otak sehingga nafsu makan timbul.

Protein tanpa lemak dan karbohidrat komplek adalah menu terbaik untuk menekan hormon lapar ini. Itu sebabnya jika rasa lapar melanda di luar jam makan, sebaiknya jauhi makanan mengandung gula seperti es krim, keripik, atau donat.

4. Selalu ingin ngemil
Hormon leptin bisa menunjukkan tingkat kepuasan akan makanan. Hormon leptin akan dikeluarkan setelah kita mengasup makanan. Jika kadar hormon ini tinggi maka kita bisa fokus pada pekerjaan dan bukannya terus memikirkan makanan apa yang enak.

Olahraga 30 menit setiap hari diketahui mampu meningkatkan kadar hormon leptin. Selain itu, konsumsi makanan yang tinggi serat, antioksidan, dan vitamin, juga disarankan.
Editor : Lusia Kus Anna

Berita Terbaru

06 Aug 2020
Petrokimia Gresik Terapkan Pembelajaran Digital Untuk Program Magang Mahasiswa
06 Agustus 2020 11:29 / Humas PG / 41x dilihat
03 Aug 2020
Rahmad Pribadi Dinobatkan Sebagai Top Leader On CSR Commitment 2020
03 Agustus 2020 16:26 / Humas PG / 103x dilihat
02 Aug 2020
Rahmad Pribadi : Petrokimia Gresik Dukung Penelitian Deteksi Virus Penyebab Covid-19
02 Agustus 2020 19:18 / Humas PG / 138x dilihat
02 Aug 2020
Idul Adha 1441 H
02 Agustus 2020 11:15 / Humas PG / 157x dilihat