Petrokimia Gresik Siap Perkuat Kerja Sama Pupuk Multinasional Untuk Swasembada Pangan Nasional & Dunia

18 February 2025 15:08 / Corcom of PG / 281x viewed

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia siap memperkuat kerja sama pupuk multinasional untuk mendukung swasembada pangan. Hal ini disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo setelah menerima kunjungan dari Kemenlu di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

Dwi Satriyo pada Senin (18/2/2025) menyampaikan bahwa, kunjungan Kemenlu ke Petrokimia Gresik dalam rangka menggali potensi untuk menjajaki kerja sama ketahanan pangan antara Indonesia dengan Eurasian Economic Union (EAEU) yang terdiri dari negara Rusia, Belarus, Armenia, Kazakhstan, dan Kirgistan; serta dengan negara-negara Mercosur, yaitu Argentina, Bolivia, Brazil, Paraguay, dan Uruguay.

"Negara-negara EAEU merupakan pemain utama dalam industri pupuk global, dan dikenal dengan pengelolaan industri pupuk yang efisien, suplai bahan pupuk, teknologi mutakhir, serta mekanisme pembiayaan yang efektif. Sementara negara-negara Mercosur dikenal dengan peternakannya." ujar Dwi Satriyo.

Dijelaskannya, swasembada pangan merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. Petrokimia Gresik melalui program yang diinisiasi Kemenlu ini siap memperkuat kerja sama sektor pupuk dan peternakan sapi di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

"Pada tahapan ini Kemenlu masih melihat langsung potensi di lapangan, mengidentifikasi peluang-peluang strategis dalam pengembangan kerja sama pertanian dan peternakan, dalam hal ini pupuk dan sapi. Untuk mempersiapkan implementasi konkret dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional, " ujar Dwi Satriyo.

Di Indonesia, tambahnya, pupuk merupakan salah satu produk vital yang mendukung produksi dan keberlanjutan seluruh hasil pertanian. Indonesia memiliki kapasitas produksi pupuk nasional mencapai 14,6 juta ton per tahun, termasuk di dalamnya Petrokimia Gresik. Tapi, untuk memenuhi kebutuhan pupuk nasional, Indonesia masih memerlukan suplai bahan baku dari mitra-mitra lain, termasuk negara-negara EAEU.

"Melalui kerja sama ini, Indonesia diharapkan dapat memperkuat sektor pertanian dengan meningkatkan kapasitas produksi pupuk lokal. Selain itu, suplai bahan produksi pupuk dari EAEU, seperti amoniak, fosfat, dan kalium, akan memperkuat rantai pasokan bahan baku pupuk lebih efisien, sehingga mendukung keberlanjutan produksi pupuk domestik. Petrokimia Gresik pun menyambut baik kerjasama multinasional ini," pungkasnya.

Attachments
File Type Size Download
16 SP Kunjungan Dubes EAEU pdf 35 KB Download

Recent Press Release

29 Jun 2026
PETRONITE FEST 2026 INVOLVES 670 TENANTS, PETROKIMIA GRESIK PROMOTES LOCAL ECONOMY STRENGTHENING
29 June 2026 10:17 / Corcom of PG / 250x viewed
24 Jun 2026
PETROKIMIA GRESIK DAYCARE APPRECIATED BY THE MINISTER OF PPPA, PRESENT FOR CHILDREN OF EMPLOYEES AND THE COMMUNITY
24 June 2026 10:07 / Corcom of PG / 52x viewed
23 Jun 2026
12 Jun 2026
40 YEARS OF KIPG, PETROKIMIA GRESIK EMPLOYEE INNOVATION CONTINUES TO STRENGTHEN THE COMPANY'S COMPETITIVENESS
12 June 2026 09:54 / PG Public Relation / 45x viewed
02 Jun 2026
PETROKIMIA GRESIK WINS TOP PLATINUM TROPHY 2026 FOR FIVE CONSECUTIVE YEARS
02 June 2026 09:47 / Corcom of PG / 35x viewed
27 May 2026