Petrokimia Gresik Siap Perkuat Kerja Sama Pupuk Multinasional Untuk Swasembada Pangan Nasional & Dunia

18 Februari 2025 15:08 / Komunikasi Korporat PG / 330x dilihat

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia siap memperkuat kerja sama pupuk multinasional untuk mendukung swasembada pangan. Hal ini disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo setelah menerima kunjungan dari Kemenlu di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

Dwi Satriyo pada Senin (18/2/2025) menyampaikan bahwa, kunjungan Kemenlu ke Petrokimia Gresik dalam rangka menggali potensi untuk menjajaki kerja sama ketahanan pangan antara Indonesia dengan Eurasian Economic Union (EAEU) yang terdiri dari negara Rusia, Belarus, Armenia, Kazakhstan, dan Kirgistan; serta dengan negara-negara Mercosur, yaitu Argentina, Bolivia, Brazil, Paraguay, dan Uruguay.

"Negara-negara EAEU merupakan pemain utama dalam industri pupuk global, dan dikenal dengan pengelolaan industri pupuk yang efisien, suplai bahan pupuk, teknologi mutakhir, serta mekanisme pembiayaan yang efektif. Sementara negara-negara Mercosur dikenal dengan peternakannya." ujar Dwi Satriyo.

Dijelaskannya, swasembada pangan merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. Petrokimia Gresik melalui program yang diinisiasi Kemenlu ini siap memperkuat kerja sama sektor pupuk dan peternakan sapi di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

"Pada tahapan ini Kemenlu masih melihat langsung potensi di lapangan, mengidentifikasi peluang-peluang strategis dalam pengembangan kerja sama pertanian dan peternakan, dalam hal ini pupuk dan sapi. Untuk mempersiapkan implementasi konkret dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional, " ujar Dwi Satriyo.

Di Indonesia, tambahnya, pupuk merupakan salah satu produk vital yang mendukung produksi dan keberlanjutan seluruh hasil pertanian. Indonesia memiliki kapasitas produksi pupuk nasional mencapai 14,6 juta ton per tahun, termasuk di dalamnya Petrokimia Gresik. Tapi, untuk memenuhi kebutuhan pupuk nasional, Indonesia masih memerlukan suplai bahan baku dari mitra-mitra lain, termasuk negara-negara EAEU.

"Melalui kerja sama ini, Indonesia diharapkan dapat memperkuat sektor pertanian dengan meningkatkan kapasitas produksi pupuk lokal. Selain itu, suplai bahan produksi pupuk dari EAEU, seperti amoniak, fosfat, dan kalium, akan memperkuat rantai pasokan bahan baku pupuk lebih efisien, sehingga mendukung keberlanjutan produksi pupuk domestik. Petrokimia Gresik pun menyambut baik kerjasama multinasional ini," pungkasnya.

Lampiran
File Tipe Ukuran Unduh
16 SP Kunjungan Dubes EAEU pdf 35 KB Unduh

Siaran Pers Terbaru

13 Oct 2026
JELANG MUSIM TANAM OKTOBER–MARET, PETROKIMIA GRESIK SIAPKAN STOK 443 RIBU TON PUPUK BERSUBSIDI
13 Oktober 2026 23:27 / Komunikasi Korporat PG / 54x dilihat
09 Oct 2026
KOMUNIKASI KUAT DAN BERDAMPAK, PETROKIMIA GRESIK BORONG TUJUH PENGHARGAAN AHI 2026
09 Oktober 2026 23:24 / Komunikasi Korporat PG / 31x dilihat
07 Oct 2026
HADIRKAN MANFAAT BAGI MASYARAKAT PESISIR, PETROKIMIA GRESIK SALURKAN RP100 JUTA UNTUK NELAYAN SEKITAR PERUSAHAAN
07 Oktober 2026 23:12 / Komunikasi Korporat PG / 31x dilihat
02 Oct 2026
DARI GANG SEMPIT TEMBUS PASAR GLOBAL, BATIK BANGSAWAN APRESIASI PENDAMPINGAN PETROKIMIA GRESIK
02 Oktober 2026 23:02 / Komunikasi Korporat PG / 25x dilihat
29 Sep 2026
DARI LIMBAH JADI NILAI EKONOMI, PETROKIMIA GRESIK DORONG KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT SEKITAR
29 September 2026 22:56 / Komunikasi Korporat PG / 20x dilihat
26 Sep 2026
DUKUNG MASA DEPAN GENERASI GRESIK, 17 MAHASISWA BERPRESTASI TERIMA BESTRO S1/D4
26 September 2026 18:53 / Komunikasi Korporat PG / 64x dilihat