Petrokimia Gresik Siap Perkuat Kerja Sama Pupuk Multinasional Untuk Swasembada Pangan Nasional & Dunia

18 Februari 2025 15:08 / Komunikasi Korporat PG / 216x dilihat

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia siap memperkuat kerja sama pupuk multinasional untuk mendukung swasembada pangan. Hal ini disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo setelah menerima kunjungan dari Kemenlu di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

Dwi Satriyo pada Senin (18/2/2025) menyampaikan bahwa, kunjungan Kemenlu ke Petrokimia Gresik dalam rangka menggali potensi untuk menjajaki kerja sama ketahanan pangan antara Indonesia dengan Eurasian Economic Union (EAEU) yang terdiri dari negara Rusia, Belarus, Armenia, Kazakhstan, dan Kirgistan; serta dengan negara-negara Mercosur, yaitu Argentina, Bolivia, Brazil, Paraguay, dan Uruguay.

"Negara-negara EAEU merupakan pemain utama dalam industri pupuk global, dan dikenal dengan pengelolaan industri pupuk yang efisien, suplai bahan pupuk, teknologi mutakhir, serta mekanisme pembiayaan yang efektif. Sementara negara-negara Mercosur dikenal dengan peternakannya." ujar Dwi Satriyo.

Dijelaskannya, swasembada pangan merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. Petrokimia Gresik melalui program yang diinisiasi Kemenlu ini siap memperkuat kerja sama sektor pupuk dan peternakan sapi di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

"Pada tahapan ini Kemenlu masih melihat langsung potensi di lapangan, mengidentifikasi peluang-peluang strategis dalam pengembangan kerja sama pertanian dan peternakan, dalam hal ini pupuk dan sapi. Untuk mempersiapkan implementasi konkret dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional, " ujar Dwi Satriyo.

Di Indonesia, tambahnya, pupuk merupakan salah satu produk vital yang mendukung produksi dan keberlanjutan seluruh hasil pertanian. Indonesia memiliki kapasitas produksi pupuk nasional mencapai 14,6 juta ton per tahun, termasuk di dalamnya Petrokimia Gresik. Tapi, untuk memenuhi kebutuhan pupuk nasional, Indonesia masih memerlukan suplai bahan baku dari mitra-mitra lain, termasuk negara-negara EAEU.

"Melalui kerja sama ini, Indonesia diharapkan dapat memperkuat sektor pertanian dengan meningkatkan kapasitas produksi pupuk lokal. Selain itu, suplai bahan produksi pupuk dari EAEU, seperti amoniak, fosfat, dan kalium, akan memperkuat rantai pasokan bahan baku pupuk lebih efisien, sehingga mendukung keberlanjutan produksi pupuk domestik. Petrokimia Gresik pun menyambut baik kerjasama multinasional ini," pungkasnya.

Lampiran
File Tipe Ukuran Unduh
16 SP Kunjungan Dubes EAEU pdf 35 KB Unduh

Siaran Pers Terbaru

01 Apr 2026
ARGUS FERTILIZER ASIA CONFERENCE 2026: HADAPI GEJOLAK GLOBAL, PETROKIMIA GRESIK PERKUAT STRATEGI PENGAMANAN BAHAN BAKU
01 April 2026 21:55 / Komunikasi Korporat PG / 27x dilihat
25 Mar 2026
JELANG LEBARAN PETROKIMIA GRESIK CAIRKAN RP120 MILIAR KOMPENSASI PENURUNAN HET PUPUK BERSUBSIDI, PERKUAT DAYA BELI PETANI
25 Maret 2026 21:47 / Komunikasi Korporat PG / 25x dilihat
19 Mar 2026
MENYAMBUT IDULFITRI 1447H, PETROKIMIA GRESIK BERANGKATKAN 200 PEMUDIK KE LIMA RUTE DI JAWA TIMUR
19 Maret 2026 21:44 / Komunikasi Korporat PG / 16x dilihat
14 Mar 2026
12 Mar 2026
PETROKIMIA GRESIK DUKUNG PERTUMBUHAN UMKM MASYARAKAT SEKITAR MELALUI BAZAR RAMADAN LONTAR
12 Maret 2026 21:39 / Komunikasi Korporat PG / 14x dilihat
12 Mar 2026
PETROKIMIA GRESIK BORONG PENGHARGAAN BEST CEO DAN CORPORATE ANUGERAH BUMN 2026
12 Maret 2026 21:36 / Komunikasi Korporat PG / 15x dilihat