Lawan diabetes dengan karbohidrat kompleks

28 November 2013 08:40 / http://lifestyle.kontan.co.id / 2611x dilihat

oleh : Adhitya Himawan | Sabtu, 09 November 2013 | 13:49 WIB

JAKARTA. Tentu anda setuju dengan ungkapan mencegah lebih baik daripada mengobati. Di era modern, segudang makanan menawarkan aneka kenikmatan. Makanan dengan cita rasa manis kerap menjadi pilihan. Itu sebabnya, tak heran jika penyakit diabetes berpotensi muncul. Pola makan memang menjadi kunci pencegahan diabetes.

Titi Sekar Indah, Ahli Gizi Rumah Sakit Pusat Pertamina mengatakan, jurus paling ampuh mengurangi risiko diabetes adalah mengurangi makanan dengan citarasa manis. “Mulai dari hal sederhana seperti mengurangi kue. Sebab kue cenderung mengandung rasa manis berlebih,” ujar Titi.

Strategi lain, Titi menganjurkan agar membiasakan diri mengonsumsi karbohidrat kompleks, bukan karbohidrat sederhana. Asal tahu saja, karbohidrat kompleks lebih lama diubah menjadi glukosa. Sehingga, mencegah kenaikkan gula darah dalam tubuh secara signifikan.

Nah, lantaran lebih lama dicerna dalam tubuh, mengonsumsi karbohidrat kompleks akan memberikan rasa kenyang lebih lama. Ujungnya, godaan untuk mengunyah makanan lain akan lebih minim. Manfaat lain, karbohidrat komplek mengandung serat lebih tinggi, jika dibanding karbohidrat sederhana. Serat tentu menjadikan tubuh lebih sehat.

Beberapa makanan yang masuk kategori karbohidrat kompleks antara lain; beras merah, kentang, roti gandum, kacang merah, dan kacang kedelai. “Sudah seharusnya mulai mengurangi konsumsi nasi putih,” kata Titi.Titi juga mewanti-wanti agar mencermati pola konsumsi buah. Memakan buah dalam jumlah berlebihan bisa memengaruhi kadar gula darah. Sebab, meski kaya dengan vitamin, buah juga mengandung gula. Saran lain, hindari jus buah.

Dalam bentuk jus, serat buah yang hancur bisa mempercepat penyerapan dalam tubuh. "Ini justru meningkatkan risiko terkena diabetes,” jelas Titi. Tak kalah penting, tubuh harus rutin melakukan aktifitas olahraga. Sebab, olahraga mampu membakar kalori dalam tubuh. “Sehingga kadar gula darah kita juga akan lebih terkontrol,” jelas Titi.

http://lifestyle.kontan.co.id/news/lawan-diabetes-dengan-karbohidrat-kompleks

Berita Terbaru

21 Jan 2021
Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan CSR Bestro Full Cover Rp1,7 Miliar
21 Januari 2021 11:25 / Humas PG / 117x dilihat
20 Jan 2021
Petrokimia Gresik Dorong Distributor Tebus Pupuk Bersubsidi
20 Januari 2021 12:33 / Humas PG / 128x dilihat
19 Jan 2021
Luncurkan Program Agro Solution, Petrokimia Gresik Tanam Perdana Jagung Di Lombok Timur
19 Januari 2021 17:38 / Humas PG / 118x dilihat
18 Jan 2021
Wakil Bupati Gresik Saksikan Penyuntikan Vaksin Covid 19 Untuk Nakes di RSPG
18 Januari 2021 11:53 / Humas PG / 114x dilihat