Kunjungan Benchmark Manajemen Risiko PT Inalum (Persero)

21 Februari 2017 15:59 / Humas PG / 1957

PT Inalum (Persero), mitra usaha PT Petrokimia Gresik sebagai konsumen Aluminum Fluorida (ALF3) melakukan kunjungan benchmark Manajemen Risiko ke PT Petrokimia Gresik (PG) pada tanggal 21 Februari 2017. Tim PT Inalum (Persero) disambut oleh Sekretaris Perusahaan (Sesper) PT PG Wahjudi, di Kantor Pusat Petrokimia Gresik.

Edi Mugiono selaku Manager Risk Management Section PT Inalum (Persero) menyampaikan bahwa kunjungan benchmark Manajemen Risiko ke PT Petrokimia Gresik (PG) ditujukan guna perbaikan ke depan bagi PT Inalum (Persero).

“PT Inalum (Persero) berubah menjadi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) sejak 19 November 2013 dan mengenal Manajemen Risiko sejak April 2014. Dalam kurun waktu April 2014 hingga saat ini, aktivitas terkait Manajemen Risiko sudah ada namun belum maksimal sehingga dirasa perlu dilakukan benchmark ke Perusahaan-Perusahaan yang sudah mapan dalam pengelolaan Manajemen Risiko termasuk PT Petrokimia Gresik. PT Petrokimia Gresik yang PT Inalum (Persero) dapat informasi bahwa dalam pengelolaan Manajemen Risikonya dibangun sendiri tanpa menggunakan Pihak Ketiga (Jasa Konsultan) dan juga baru-baru ini PT Petrokimia Gresik mendapatkan penghargaan bergengsi Asean Risk Award pada kategori Risk Advocate”, papar Edi Mugiono.

“Dalam mengidentifikasi risiko, PT Petrokimia Gresik harus mengkaitkan dengan Sasaran atau KPI (Key Perfomance Indicator) Perusahaan karena sesuai dengan definisi risiko pada ISO 31000 : 2009 bahwa risiko adalah Dampak Ketidakpastian Terhadap Sasaran. Dalam menerapkan Manajemen Risiko, PT Petrokimia Gresik menyusun beberapa infrakstruktur yakni Komite GCG, Pemantau Manajemen Risiko dan Investasi; Departemen TKP & Manajemen Risiko; Kebijakan Manajemen Risiko; Pedoman Penerapan Manajemen Risiko (PPMR); Prosedur Proses Manajemen Risiko; Petunjuk Teknis Penilaian Mandiri Penerapan Manajemen Risiko (PMPMR); Key Person Manajemen Risiko; Rapat Komite dengan Risk Owner; Klinik Manajemen Risiko; dan Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMAR)”, papar Sri Widajati.

–Joko

Nugroho-

Berita Terbaru

Penghargaan SMK3 dan P2HIV-AIDS Dari Gubernur Jawa Timur
15 Jan 2020
Penghargaan SMK3 dan P2HIV-AIDS Dari Gubernur Jawa Timur
15 Januari 2020 09:26 / Humas PG / 67
Kunjungan DPRD Kabupaten Banyuwangi
14 Jan 2020
Kunjungan DPRD Kabupaten Banyuwangi
14 Januari 2020 08:41 / Humas PG / 62
Petrokimia Gresik Raih Penghargaan PROPER Hijau
08 Jan 2020
Petrokimia Gresik Raih Penghargaan PROPER Hijau
08 Januari 2020 19:30 / Humas PG / 91
Petrokimia Gresik Raih Proper Hijau
08 Jan 2020
Petrokimia Gresik Raih Proper Hijau
08 Januari 2020 17:02 / Humas PG / 139