Sistem Pertanian Organik, Kekhawatiran Petani Mulai Terkikis

22 Desember 2014 09:20 / http://harianbhirawa.co.id / 4537x dilihat
Batu,Bhirawa
Ketakutan para petani di Kota Batu untuk menerapkan sistem pertanian organik mulai terkikis. Terbukti Beberapa titik lahan di Desa Pendem mulai menerapkan penanaman pertanian organik. Kawasan tersebut dijadikan petak percontohan untuk penanaman padi organik. Di kawasan ini, setidaknya ada lahan seluas satu hektar yang kini ditanami padi organik. Dengan adanya petak percontohan atau Demontration Plot (Demplot) ini, diharapkan sistem pertanian organik di Kota Batu bukan hanya sekedar gagasan lagi. “Sejumlah pekerja sudah kita arahkan untuk menanam bibit padi organic. Nantinya, lahan tersebut akan menjadi lahan percontohan bagi petani maupun wisatawan,” kata Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian dan Kehutanan Pemkot Batu, Suhinto, saat dikonfirmasi, Minggu (21/12).
Ia mengatakan, pembuatan demplot selain menjadi media pembelajaran juga sebagai tempat pembuktian bagi petani yang masih meragukan dengan pertanian organik. Karena saat ini masih banyak petani yang meragukan dengan model pertanian organik yang tengah marak di Kota Batu. Baik itu keraguan dalam penanamanannya, pemeliharaan hingga hasilnya.
Sebelumnya, banyak petani di Kota Batu yang mengaku masih takut/ khawatir untuk menerapkan sistem pertanian organik. Sulitnya penerapan pertanian organik membuat resiko gagal panen menjadi sangat tinggi. Ditambah mahalnya biaya penerapan sistem ini membuat kerugian yang diderita petani sangat besar setiap kali mengalami gagal panen.
“Untuk itu seharusnya dalam langkah awal, ada satu areal penuh lahan pertanian yang dibiayai pemerintah untuk menerapkan sistem pertanian organik. Hal ini untuk mengatasi ketakutan dari petani yang khawatir terhadap resiko gagal panen ketika melaksanakan sistem pertanian organik,”ujar Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Torongrejo, Sutejo. [nas]

Berita Terbaru

04 Aug 2022
Petrokimia Gresik Hadirkan Tiga Produk Baru untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian di Indonesia
04 Agustus 2022 14:52 / Komunikasi Korporat PG / 124x dilihat
03 Aug 2022
31 Jul 2022
Gebyar PETROPHORIA 50 Petrokimia Gresik
31 Juli 2022 12:33 / Komunikasi Korporat PG / 95x dilihat
30 Jul 2022
Napak Tilas Setengah Abad Petrokimia Gresik
30 Juli 2022 19:00 / Komunikasi Korporat PG / 97x dilihat