Petani Korban Erupsi Kelud Dapat Bantuan Pupuk Rp 1,5 Miliar

13 Maret 2014 08:10 / http://www.tribunnews.com / 5421x dilihat

Laporan Wartawan Surya Didik Mashudi

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Kementerian Pertanian memperkirakan kerugian sektor pertanian di Kabupaten Kediri, pascameletusnya Gunung Kelud, mencapai Rp 377 miliar.

Paparan abu vulkanik dampak dari letusan itu, telah merusak areal pertanian seperti padi, jagung, cabai dan tomat.

Dari 14.485 hektar lahan pertanian yang rusak, 3.574 hektar di antaranya gagal panen atau puso. Agar roda perekonomian kembali berjalan, petani membutuhkan bantuan sarana produksi pertanian, salah satunya pupuk.

Untuk meringankan beban petani, Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) bersama anak perusahaannya PT Petrokimia Gresik dan PT Pupuk Kaltim menyerahkan bantuan pupuk kepada petani terdampak di Kecamatan Puncu, Kepung, Ngancar dan Plosoklaten.

Bantuan diberikan secara simbolis Direktur SDM dan Umum Irwansyah kepada Bupati Kediri dr Haryanti Sutrisno di Gedung Theater Kelud Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Rabu (12/3/2014).

Sekretaris PT Petrokimia Gresik Bambang Heru menjelaskan, bantuan pupuk yang diberikan terdiri 166 ton pupuk urea dari PT Pupuk Kaltim, 174 ton NPK dari PT Petrokimia Gresik.

Selain itu 800 ton pupuk organik dari mitra produsen pupuk organik yang dikoordinasikan oleh PIHC. Sehingga jumlah total bantuan untuk petani korban erupsi Gunung Kelud nilainya mencapai Rp 1,5 miliar.

Penyerahan bantuan ini, juga dihadiri Forpimda Kediri dan perwakilan kelompok tani dari empat kecamatan terdampak.

"Kami berharap melalui bantuan ini petani Kediri bisa kembali menjalankan kegiatan bercocok tanam seperti semula," ujar Irwansyah.

Sebelumnya PT Petrokimia Gresik juga menyerahkan bantuan genteng sebanyak 194.000 kepada masyarakat korban erupsi Gunung Kelud. Bantuan genteng senilai Rp 275 juta ini diangkut 38 truk.

RS Petrokimia Gresik sebelumnya juga membuka posko kesehatan bagi warga yang tinggal di wilayah ring I. PT Petrokimia juga membuka dapur umum di posko pengungsi.

http://www.tribunnews.com/regional/2014/03/12/petani-korban-erupsi-kelud-dapat-bantuan-pupuk-rp-15-miliar

Berita / Reportase Terbaru

12 Aug 2025
Momen Kemerdekaan RI, Petrokimia Gresik Bangun Kebersamaan dengan Masyarakat Lewat "Citizen Games"
12 Agustus 2025 13:47 / Komunikasi Korporat PG / 78x dilihat
13 Mar 2025
PT Petrokimia Gresik Berhasil Mempertahankan Rekomendasi Sertifikat ISO 37001:2016
13 Maret 2025 10:52 / TKMR PG / 286x dilihat
21 Jul 2024
Wariskan DNA Inovatif, Petrokimia Gresik Luncurkan Buku Perjalanan 4 Tahun Transformasi Bisnis
21 Juli 2024 17:58 / Komunikasi Korporat PG / 358x dilihat
03 Oct 2023
Komitmen Petrokimia Gresik dalam Launching WBS Terintegrasi Pupuk Indonesia Group
03 Oktober 2023 09:15 / Komunikasi Korporat PG / 3234x dilihat
15 Jul 2023
Pererat Kolaborasi Demi Tingkatkan Suasana Harmonis Antar Karyawan, Petrokimia Gresik Gelar Corsa Festival
15 Juli 2023 11:34 / Komunikasi Korporat PG / 3681x dilihat
15 May 2023
Rayakan HUT Ke-51, Petrokimia Gresik Rilis Seragam Baru
15 Mei 2023 12:00 / Komunikasi Korporat PG / 5297x dilihat