Enam Kontrak Pasokan Gas Diteken

14 Maret 2014 08:55 / http://www.tempo.co / 6318x dilihat

TEMPO.CO, Jakarta - Enam kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) minyak dan gas bumi akan memasok gas untuk kebutuhan industri dan listrik di dalam negeri. Total pasokan gas dari enam kontraktor ini mencapai 915,22 triliun british thermal unit (TBTU).

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas, Johanes Widjonarko, kontrak tersebut terdiri atas satu perjanjian jual beli gas (PJBG), empat amandemen PJBG, serta satu Heads of Agreement (HoA) untuk jual beli gas bumi. Kontrak gas ini menjadi bukti komitmen investor untuk mematuhi Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2010 tentang gas untuk kebutuhan dalam negeri.

"Ada prioritas dari para kontraktor untuk pupuk, listrik, dan industri lain," kata dia di kantornya, Kamis, 13 Maret 2014.

Widjonarko mengatakan, penandatanganan kontrak ini diharapkan membawa efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, kebutuhan energi bagi industri bisa dipenuhi dengan produksi gas dari dalam negeri. "Dengan penggunaan gas ini, PLN bisa menekan penggunaan bahan bakar minyak sebagai sumber energi sehingga bisa menurunkan angka subsidi BBM," ujarnya.

Menurut Widjonarko, penandatanganan kontrak kerja sama ini menjadi bukti juga bahwa industri gas domestik sudah kompetitif. Hal ini, kata dia, tecermin dalam pokok amandemen PJBG yang disepakati untuk peningkatan harga gas yang cukup signifikan dibandingkan dengan sebelumnya.



Berikut daftar PJBG yang ditandatangani hari ini:

1. Amandemen Ketiga PJBG Batam I antara ConocoPhillips Grissik Ltd dengan PT PGN (Persero) Tbk dengan jumlah penyerahan harian 50 miliar british thermal unit (BBTUD) dari total 225 TBTU selama 15 tahun.

2. Amandemen PJBG Batam II antara CPGL dengan PT PGN dengan jumlah penyerahan harian 12 BBTUD (total 65,8 TBTU) selama 15 tahun.

3. Amandemen kedua PJBG PT Pertamina Hulu Energi Jambi Merang, Talisman Ltd, Pacific Oil dan Gas Ltd dengan PT Chevron Pacific Indonesia dengan total kontrak keseluruhan 58,57 TBTU sampai dengan 9 Februari 2019.

4. HoA antara Husky CNOOC Madura Ltd dengan PT Petrokimia Gresik dengan jumlah penyerahan harian sebesar 85 juta metrik kaki kubik per hari (MMSCFD) dari total 311 miliar kaki kubik (BCF) sampai dengan 6 bulan atau PJBG ditandatangani.

5. Amandemen PJBG antara Total E&P Indonesie, Inpex Corporation, dengan PT PLN (Persero) dengan total penyerahan harian sebesar 2,3 BBTUD (total kontrak 6,65 TBTU) sampai dengan 31 Desember 2017.

6. PJBG antara PT Pertamina Hulu Energi Tomori Sulawesi, PT Medco E&P Tomori Sulawesi, Tomori E&P Limited dengan PT Panca Amara Utama dengan jumlah penyerahan 55 MMSCFD (total kontrak 248,2 BCF) sampai dengan akhir kerja sama pembagian hasil produksi.

AYU PRIMA SANDI

http://www.tempo.co/read/news/2014/03/13/090561908/Enam-Kontrak-Pasokan-Gas-Diteken

Berita / Reportase Terbaru

12 Aug 2025
Momen Kemerdekaan RI, Petrokimia Gresik Bangun Kebersamaan dengan Masyarakat Lewat "Citizen Games"
12 Agustus 2025 13:47 / Komunikasi Korporat PG / 78x dilihat
13 Mar 2025
PT Petrokimia Gresik Berhasil Mempertahankan Rekomendasi Sertifikat ISO 37001:2016
13 Maret 2025 10:52 / TKMR PG / 286x dilihat
21 Jul 2024
Wariskan DNA Inovatif, Petrokimia Gresik Luncurkan Buku Perjalanan 4 Tahun Transformasi Bisnis
21 Juli 2024 17:58 / Komunikasi Korporat PG / 358x dilihat
03 Oct 2023
Komitmen Petrokimia Gresik dalam Launching WBS Terintegrasi Pupuk Indonesia Group
03 Oktober 2023 09:15 / Komunikasi Korporat PG / 3234x dilihat
15 Jul 2023
Pererat Kolaborasi Demi Tingkatkan Suasana Harmonis Antar Karyawan, Petrokimia Gresik Gelar Corsa Festival
15 Juli 2023 11:34 / Komunikasi Korporat PG / 3681x dilihat
15 May 2023
Rayakan HUT Ke-51, Petrokimia Gresik Rilis Seragam Baru
15 Mei 2023 12:00 / Komunikasi Korporat PG / 5297x dilihat