Pertama Kali Naik Gunung, Baca Dulu Tips Ini

05 Oktober 2015 06:47 / http://travel.detik.com / 11343x dilihat

detikTravel Community -

Kegiatan mendaki gunung mulai manjadi trend dan gaya hidup hampir semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga para sesepuh. Tak masalah, asal ingat 10 poin penting berikut ini bagi kamu para pemula.

Ada batasan-batasan yang perlu diperhatikan bagi pendaki gunung supaya tidak menimbulkan kerepotan bagi orang lain. Jangan sampai mendaki gunung menjadi tangis kesedihan keluarga karena orang yang dicintainya mengalami musibah.

Berikut adalah pedoman bagi pendaki gunung pemula supaya dapat naik gunung dengan selamat dan turun kembali ke rumah dengan selamat :

1. Tetapkan motivasi naik gunung, kegiatan naik gunung adalah kegiatan di alam terbuka, di daerah yang tidak lazim dihuni manusia, untuk itu motivasi naik gunung harus jelas, dan wajib kembali ke rumah dengan selamat.

2. Pastikan gunung yang akan didaki adalah gunung yang biasa didaki manusia, jalurnya jelas, musimnya juga jelas musim pendakian bukan musim recovery. Sebaiknya gunung yang didaki untuk pertama kali adalah gunung dengan tingkat kesulitan rendah dan biasa didaki oleh pemula.

3. Jalur yang dipakai untuk mendaki adalah jalaur legal, bukan jalur penduduk setempat atau jalur rescue yang memerlukan skill atau teknik tertentu.

4. Lakukan perizinan ke pihak pengelola yang mempunyai wewenang, pastikan juga kapan kembali dan lewat mana.

5. Pastikan kondisi tubuh sehat walafiat dan mempunyai pikiran yang waras, jangan sampai tubuh sehat tapi pikiran tidak waras, misal sedang stress atau sedang mempunyai keinginan untuk bunuh diri, hal ini hanya akan menjadikan masalah dan merepotkan tim SAR.

6. Sebaiknya jika anda pemula maka naik gunung pertama kali bersama orang yang profesional sehingga bisa langsung belajar bagaimana naik gunung yang baik dan benar. Jika tidak ada teman yang profesional maka pelajari panduan-panduan yang lazim dan sebaiknya mengajak guide.

7. Lakukan perjalanan sesuai aturan yang berlaku, jangan membuat jalur sendiri.

8. Jaga kebersihan, bawa kembali sampah turun, dan hormati kearifan lokal setempat.

9. Alam punya aturan dan aksi yang tidak bisa dikendalikan manusia, jika terjadi cuaca yang ekstrim bagi manusia maka yang harus dilakukan adalah berhenti dan berlindung hingga cuaca baik, jika cuaca sudah baik bisa melanjutkan perjalanan atau kembali. Wajib diingat adalah jangan berjalan pada kondisi cuaca buruk.

10. Bawa peralatan yang sesuai dengan standard kesalamatan, ingat bahwa gunung adalah tempat yang tidak lazim dihuni manusia, dalam waktu yang singkat mungkin akan menikmati, tatapi tersesat dalam waktu yang lama di tempat yang tidak lazim dihuni manusia adalah kesengsaraan yang bisa berakibat kematian. Beberapa peralatan wajib yang harus dibawa oleh pendaki gunung seperti: tenda, sleeping Bag, sepatu trekking, jaket, raincoat, backpack, pakaian, alat masak, termasuk membawa logistik yang sesuai standard.

Pedoman bagi pendaki pemula tersebut sepertinya sudah sering didengar, tetapi sering juga diabaikan. Biasanya akan diingat ketika sudah terjadi musibah. Pendaki pemula sebaiknya ikuti pedoman-pedoman yang berlaku demi keselamatan dan demi orang-orang yang yang dicintai yang menanti di rumah. Pastikan bahwa berangkat naik gunung dengan selamat, dan pulang dengan selamat. (Stanislaus Riyanta)

http://travel.detik.com/read/2015/10/04/121200/3033076/1025/?v9922021381

Artikel Terbaru

07 Jul 2023
Sejuta Manfaat dalam Satu Gelas Teh Chamomile yang Jarang Diketahui!
07 Juli 2023 11:18 / Komunikasi Korporat PG / 49729x dilihat
04 Jul 2023
Waspadai! Ini Ciri-Ciri Tanaman Kekurangan Unsur Hara!
04 Juli 2023 07:00 / Komunikasi Korporat PG / 65944x dilihat
27 May 2023
Tingkatkan Kesehatan Melalui Pemanfaatan TOGA
27 Mei 2023 12:29 / Komunikasi Korporat PG / 6054x dilihat
02 May 2023
Kontribusi Petrokimia Gresik dalam Memajukan Pendidikan di Indonesia
02 Mei 2023 11:41 / Komunikasi Korporat PG / 4160x dilihat
22 Apr 2023
Memaknai Idulfitri: Lebih Dari Sekadar Momen untuk Merayakan Kemenangan
22 April 2023 13:42 / Komunikasi Korporat PG / 3009x dilihat