Pelajar Harus Membekali Diri untuk Momen Bonus Demografi

09 Agustus 2016 14:09 / Humas PG / 7324x dilihat

Setiap negara akan mengalami ‘bonus demografi’ dimana jumlah pemuda lebih banyak dibandingkan dengan penduduk usia lain. Jika momen ini berhasil dimanfaatkan bakal membawa negara menjadi maju, sebaliknya jika negara gagal mempersiapkan pemudanya justru akan berujung pada kemisikinan.

Saat ini Indonesia memiliki jumlah penduduk nomor empat terbanyak dunia, atau lebih dari 250 juta jiwa. Indonesia diperkirakan mengalami ‘bonus demografi’ pada tahun 2020 hingga 2035. Untuk itu harus dipersiapkan mulai sekarang agar menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum PT Petrokimia Gresik (PG), Rahmad Pribadi dalam program ”Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mengajar” di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) 1 Gresik, Selasa (9/8/2016).

Senada dengan kalimat Presiden RI pertama, Soekarno: "Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia." Menurut Direktur SDM dan Umum kekuatan pemuda bukan karena kekuatan fisik saja, tapi juga kekuatan pikiran dan energi.

"Kita saat ini memang masih kalah dalam banyak hal dengan negara lain. Tapi kita tidak boleh pesimistis, karena kemajuan negara diawali besarnya pemuda. Untuk itu momen 'bonus demografi' harus dipersiapkan mulai sekarang. Adik-adik di SMK ini juga bagian dari pemuda itu," tandas Direktur SDM dan Umum.

BUMN saat ini tengah mempersiapkan pemuda itu. BUMN mengajar ini salah satu programnya.

Di waktu yang sama, Direktur Teknik dan Pengembangan (Dirtekbang) PG, Arif Fauzan juga mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Gresik. Dirtekbang memberikan motivasi kepada para pelajar.

Menurut Dirtek dan Pengembangan, pelajar yang memiliki keberanianlah yang nanti bakal maju, mulai dari berani bertanya, berani tampil, dan keberanian yang membawa dampak positif lainnya. Pelajar yang berani mulai sekarang adalah pelajar yang secara mental telah siap menghadapi tantangan.

SMK PGRI 1 Gresik dan SMA Negeri 1 Gresik merupakan sekolah yang dipilih atas rekomendasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Sekitar 200 pelajar di masing-masing sekolah mendengarkan dengan seksama materi yang disampaikan oleh Direksi PG.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan difasilitasi oleh seluruh BUMN yang memiliki wilayah kerja di 34 Provinsi seluruh Indonesia. Program ini juga menjadi bagian dalam “membangun pemahaman para pemangku kepentingan (stakeholders)” mengenai peran Kementerian BUMN. Selain itu juga memberikan pemahaman BUMN dalam turut serta “Membangun Kapasitas Nasional (National Capacity Building) melalui generasi muda penerus bangsa” serta memberikan kontribusi nyata pada masyarakat.*/isp.-

Berita / Reportase Terbaru

12 Aug 2025
Momen Kemerdekaan RI, Petrokimia Gresik Bangun Kebersamaan dengan Masyarakat Lewat "Citizen Games"
12 Agustus 2025 13:47 / Komunikasi Korporat PG / 78x dilihat
13 Mar 2025
PT Petrokimia Gresik Berhasil Mempertahankan Rekomendasi Sertifikat ISO 37001:2016
13 Maret 2025 10:52 / TKMR PG / 287x dilihat
21 Jul 2024
Wariskan DNA Inovatif, Petrokimia Gresik Luncurkan Buku Perjalanan 4 Tahun Transformasi Bisnis
21 Juli 2024 17:58 / Komunikasi Korporat PG / 358x dilihat
03 Oct 2023
Komitmen Petrokimia Gresik dalam Launching WBS Terintegrasi Pupuk Indonesia Group
03 Oktober 2023 09:15 / Komunikasi Korporat PG / 3234x dilihat
15 Jul 2023
Pererat Kolaborasi Demi Tingkatkan Suasana Harmonis Antar Karyawan, Petrokimia Gresik Gelar Corsa Festival
15 Juli 2023 11:34 / Komunikasi Korporat PG / 3681x dilihat
15 May 2023
Rayakan HUT Ke-51, Petrokimia Gresik Rilis Seragam Baru
15 Mei 2023 12:00 / Komunikasi Korporat PG / 5298x dilihat