Kementan Ingin Buat Kartu Pintar untuk Petani

02 Oktober 2014 12:33 / http://bisniskeuangan.kompas.com / 1549

SUBANG, KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengaku terus mencoba berbagai hal agar distribusi pupuk yang disubsidi pemerintah bisa tepat sasaran. Setelah menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kali ini Kementerian Pertanian berencana mengeluarkan smart card atau kartu pintar untuk para petani yang berhak mendapatkan pupuk subsidi.

"Kementerian Pertanian sendiri sedang merancang dengan smart card agar petani bisa menebus pupuk itu dan agar tidak lagi ada kebocoran," ujar Suswono setelah menggelar diskusi bersama pemimpin redaksi media di Subang, Selasa (30/9/2014).

Dia mengakui, selama ini permasalahan pupuk terletak pada distribusinya. Hal tersebut sudah membuat banyak petani yang tidak tersaluri pupuk subsidi tersebut dan terpaksa membeli pupuk non subsidi. Karena alasan itulah, Mentan mematangkan rencana penggunaan smart card tersebut agar mengakhiri masalah yang terjadi.

Saat ditanya mengenai kapan kebijakan tersebut bisa dilaksanakan, Mentan mengaku jika dalam sisa 20 hari ini selesai, maka akan segera disalurkan kepada para petani yang membutuhkan.

"Kami sedang matangkan ini, kalau bisa saat ini ya kita lakukan tapi kalau tidak minimal rencana ini sudah matang dan dilaksanakan oleh menteri yang akan datang," kata Suswono.

Sebelumnya, Suswono mengaku saat ini sudah melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengkaji terjadinya penyelewengan pupuk subsidi. Langkah tersebut dilakukan Kementan agar penyelewengan pupuk subsidi bisa diketahui. Apabila ada indikasi terjadinya kerugian negara, maka bisa ditindak oleh KPK.

Dengan begitu, Kementan yakin distribusi pupuk akan tepat sasaran dan memenuhi daerah-daerah yang sebelumnya tidak tersalurkan.

Penulis : Yoga Sukmana

Editor : Bambang Priyo Jatmiko

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/09/30/194818026/Kementan.Ingin.Buat.Kartu.Pintar.untuk.Petani

Berita Terbaru

Penghargaan SMK3 dan P2HIV-AIDS Dari Gubernur Jawa Timur
15 Jan 2020
Penghargaan SMK3 dan P2HIV-AIDS Dari Gubernur Jawa Timur
15 Januari 2020 09:26 / Humas PG / 73
Kunjungan DPRD Kabupaten Banyuwangi
14 Jan 2020
Kunjungan DPRD Kabupaten Banyuwangi
14 Januari 2020 08:41 / Humas PG / 64
Petrokimia Gresik Raih Penghargaan PROPER Hijau
08 Jan 2020
Petrokimia Gresik Raih Penghargaan PROPER Hijau
08 Januari 2020 19:30 / Humas PG / 96
Petrokimia Gresik Raih Proper Hijau
08 Jan 2020
Petrokimia Gresik Raih Proper Hijau
08 Januari 2020 17:02 / Humas PG / 144