Dahlan minta BUMN hemat listrik

10 Mei 2012 08:24 / http://antaranews.com / 1834x dilihat
Jakarta (ANTARA News) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengimbau perusahaan BUMN dapat menghemat penggunaan listrik guna mendukung penghematan BBM.

Saat ini, pihaknya meminta perusahaan pelat merah menyerahkan tagihan listrik yang dikonsumsinya.

"Saya tahu semua BUMN membayar listrik, namun berapa jumlah yang dibayar saya tidak tahu. Mungkin seminggu lagi kita baru tahu," katanya.

Dahlan menambahkan permintaan tagihan listrik ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pemakaian listrik oleh BUMN. Bila penggunaannya besar, maka BUMN diminta untuk melakukan penghematan serta berapa anggaran BUMN untuk membayar listrik.

Mantan direktur utama PLN Persero mengakui penghematan listrik terbesar terjadi pada pukul 16.00-22.00 WIB.

"Tujuan menghemat listrik itu kan menghemat BBM. Selama ini, orang berpikiran pagi hari cara menghemat listrik, hemat listrik yang besar itu pada jam 4 sore dan 10 malam," tuturnya.

Penghematan listrik, tambah Dahlan, akan dilakukan di ruas jalan tol. Nantinya, ruas jalan tol akan menggunakan tenaga surya sehingga dapat menghemat pemakaian BBM.

Program penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan listrik di lingkungan pemerintah, BUMN dan BUMD akan dimulai per 1 Juni 2012.

Menteri Perekonomian Hatta Radjasa sebelumnya mengungkapkan kebijakan penghematan energi di kantor kementerian/lembaga tidak boleh menjadi alasan pegawai negeri sipil (PNS) menghentikan pekerjaannya. Nantinya, PNS tidak boleh bekerja hingga pukul 18.00 WIB untuk menghemat energi.
(SSB)

Editor: Desy Saputra

http://www.antaranews.com/berita/309619/dahlan-minta-bumn-hemat-listrik

Berita Terbaru

06 Jul 2020
04 Jul 2020
Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Pertanian Di Gorontalo
04 Juli 2020 19:53 / Humas PG / 67x dilihat
03 Jul 2020
Penurunan Harga Gas Bumi Perkuat Daya Saing Petrokimia Gresik
03 Juli 2020 19:13 / Humas PG / 89x dilihat
02 Jul 2020
Logo Baru BUMN
02 Juli 2020 11:32 / Humas PG / 127x dilihat