Buah dengan Tampilan Buruk Terbukti Lebih Sehat

19 Mei 2016 08:52 / http://health.kompas.com / 2128x dilihat

KOMPAS.com - Ketika seseorang melihat tomat dengan bentuk yang tidak bulat mulus, atau wortel yang terlihat seperti kaki boneka horor, mungkin mereka akan menghindari itu dan membeli sayur dengan bentuk yang lebih indah.

Tetapi, ada beberapa bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa buah-buahan dan sayuran yang tampak tidak indah tak akan menyakiti Anda, melainkan benar-benar bisa memberikan nilai gizi yang lebih besar ketimbang hal-hal yang lebih cantik.

Sebuah studi dari knotweed Jepang, pabrik dengan tradisi panjang dalam pengobatan herbal Cina dan Jepang, menemukan bahwa sebuah apel dengan bagian yang tertutup keropeng memiliki senyawa antioksidan fenolik yang lebih sehat, disebut phenylpropanoids, ketimbang apel yang mulus.

Studi juga menunjukkan, bahwa apel yang tumbuh di sekitar daun yang terinfeksi dengan jamur memiliki senyawa fenolik 10 sampai 20 persen lebih tinggi.

Sudah banyak bukti yang menyatakan produk organik memang mengandung lebih banyak antioksidan. Sehingga, petani organik tidak bisa mengandalkan pestisida seperti produk konvensional, akhirnya beberapa buah dan sayur memiliki noda atau keropeng akibat penyinaran matahari atau terserang hama.

Penelitian menunjukkan, buah dan sayuran organik memiliki 20 sampai 40 persen lebih banyak antioksidan (flavonoid, asam fenolik, karotenoid) yang dihasilkan ketika tanaman diserang oleh hama. Bahkan, memiliki rasa yang lebih manis ketimbang buah dan sayur yang tampak cantik tanpa noda. (Ayunda Pininta / Bestari Kumala Dewi)

http://health.kompas.com/read/2016/05/18/183100223/Buah.dengan.Tampilan.Buruk.Terbukti.Lebih.Sehat

Berita Terbaru

06 Aug 2020
Petrokimia Gresik Terapkan Pembelajaran Digital Untuk Program Magang Mahasiswa
06 Agustus 2020 11:29 / Humas PG / 42x dilihat
03 Aug 2020
Rahmad Pribadi Dinobatkan Sebagai Top Leader On CSR Commitment 2020
03 Agustus 2020 16:26 / Humas PG / 103x dilihat
02 Aug 2020
Rahmad Pribadi : Petrokimia Gresik Dukung Penelitian Deteksi Virus Penyebab Covid-19
02 Agustus 2020 19:18 / Humas PG / 139x dilihat
02 Aug 2020
Idul Adha 1441 H
02 Agustus 2020 11:15 / Humas PG / 157x dilihat