Sultan Bersama Menteri BUMN Lakukan Panen Raya Di Godean Yogyakarta

06 Januari 2014 09:31 / http://portal.jogjaprov.go.id / 5985x dilihat
Jumat, 03 Januari 2014 08:32

YOGYAKARTA (03/01/2014) portal.jogjaprov.go.id - Untuk bisa memproduksi padi secara maksimal hendaknya bisa dilakukan pola tanam padi yang berselang-seling, tidak melulu lahan persawahan dalam satu tahun penuh ditanami padi, namun diselingi dengan menanam tanaman lain ataupun palawija, sehingga mata rantai hama yang menyerang terutama populasi tikus dapat terputus, demikian arahan Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X dalam acara Panen Raya Program Pengendalian Hama Tikus Terpadu di Dusun Greja, Sidoluhur, Kecamatan Godean, Sleman, pagi tadi Jum'at (03/12).

Himbauan tersebut dikemukakannya setelah melaksanakan panen raya bersama dengan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, Direktur Petrokimia Gresik, BPTT DIY serta Bupati Sleman, Sri Purnomo di area persawahan seluas 64 hektar dengan varitas Inpari 19.

Sultan mengemukakan lebih lanjut bahwa, di DIY produksi padi sekitar 6,5 ton per hektar, dibanding nasional sekitar 5 ton per hektarnya.

Dalam dialognya dengan salah seorang petani dikemukakan bahwa, panen yang didapat semula hanya sekitar 3 hingga 4 ton per hektarnya meningkat menjadi 8 ton hingga 10 ton dihasilkan padi basah, setelah adanya kerjasama dengan PT. Petrokimia Gresik, BPTP dan Dinas Pertanian dalam pemberantasan hama tikus.

Kepemilikan sawah di DIY hanya sekitar 0,3 rata-rata per hektar hal itu belum bisa mensejahterakan masyarakat khususnya petani. Dengan adanya gerakan pemberantasan tikus, produktifitas petani akan meningkat sehingga meningkat pula kesejahteraannya.

Sementara itu, dalam laporannya Bupati Sleman, Sri Purnomo menyampaikan bahwa, para petani di Kabupaten Sleman sudah mengimplementasikan teknologi tepat guna (LTGS) dalam pemberantasan hama tikus karena tanaman padi masih menjadi komoditas unggulan budidaya pertanian. Sebagai daerah penyangga pangan 14,2 % masyarakat Sleman berprofesi sebagai petani dan padi merupakan komoditas unggulan dalam budidaya pertanian. (teb)

HUMAS DIY

http://portal.jogjaprov.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=1726&Itemid=

Berita / Reportase Terbaru

12 Aug 2025
Momen Kemerdekaan RI, Petrokimia Gresik Bangun Kebersamaan dengan Masyarakat Lewat "Citizen Games"
12 Agustus 2025 13:47 / Komunikasi Korporat PG / 78x dilihat
13 Mar 2025
PT Petrokimia Gresik Berhasil Mempertahankan Rekomendasi Sertifikat ISO 37001:2016
13 Maret 2025 10:52 / TKMR PG / 286x dilihat
21 Jul 2024
Wariskan DNA Inovatif, Petrokimia Gresik Luncurkan Buku Perjalanan 4 Tahun Transformasi Bisnis
21 Juli 2024 17:58 / Komunikasi Korporat PG / 358x dilihat
03 Oct 2023
Komitmen Petrokimia Gresik dalam Launching WBS Terintegrasi Pupuk Indonesia Group
03 Oktober 2023 09:15 / Komunikasi Korporat PG / 3233x dilihat
15 Jul 2023
Pererat Kolaborasi Demi Tingkatkan Suasana Harmonis Antar Karyawan, Petrokimia Gresik Gelar Corsa Festival
15 Juli 2023 11:34 / Komunikasi Korporat PG / 3680x dilihat
15 May 2023
Rayakan HUT Ke-51, Petrokimia Gresik Rilis Seragam Baru
15 Mei 2023 12:00 / Komunikasi Korporat PG / 5296x dilihat