SBY Minta Kepala Daerah Pertahankan Lahan Pertanian

12 Desember 2012 09:06 / http://surabaya.tribunnews.com / 1191x dilihat
Editor: Rudy Hartono | Reporter : Sudarmawan
SURYA Online, MADIUN - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta seluruh Bupati dan Walikota di Indonesia agar tidak dengan muda menghilangkan lahan pertanian.

Ini menyusul, selama ini lahan pertanian selalu berkurang setiap tahun karena dibangun indistri, perumahan dan berbagai fasilitas. Padahal, kebutuhan pangan untuk masyarakat Indonesia semakin lama semakin bertambah setiap tahun dan Indonesia tercatat sebagai pengkonsumsi nasi terbanyak di dunia.

Selain itu, perintah ini untuk mendukung program swasembada pangan baik untuk beras, tebu, jagung, kedelai, dan daging sapi yang selama ini, sebagian kekurangannya masih impor.

"Kita tahu tanaman padi harus berkembangkan sebaik-baiknya, makanya saya seruhkan kepada seluruh walikota dan bupati di seluruh Indonesia jangan terbiasa menghilangkan lahan persawahan dan lahan-lahan untuk tanaman padi," tegas SBY saat kunjungan kerja di lahan pertanian di perbatasan Desa Lembah, Kecamatan Dolopo dan Desa Sukorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Selasa (11/12/2012).

Menurut SBY, jika semakin sedikit lahan tanaman, maka produksi padi dan beras makin sedikit. Kondisi ini, memicu harga beras menjadi semakin mahal. Jika harga beras mahal, maka kasihan rakyat. Padahal, harus makan nasi setiap hari dengan harga yang masih harus mampu dibeli dan dijangkau.

"Kami juga meminta petani, mari kita jaga produksi padi dan beras yang mencukupi untuk kebutuhan tanah air. Mari kita manfaatkan teknologi. Apakah untuk pupuk, pemberantasan serangan hama, maupun bibit unggul," imbuhnya.

Semetara, SBY juga meminta swasembada dilaksanakan di seluruh pelosok Indonesia. Dia meminta swasembada pangan tidak hanya ditopang produksi padi dari Jawa Timur saja seperti yang selama ini berlangsung namun tekat seluruh Indonesia.

"Harga akan diatur pemerintah. Pangan harus membawa rejeki yang cukup bagi petani dan masyarakat lain harus mampu membelinya agar tetap saling menjaga dan menjadikan negara kita semakin aman dan makmur," tandasnya.

Berita Terbaru

02 Apr 2020
Petrokimia Gresik Antisipasi Penyebaran Covid-19 Di Sekitar Perusahaan
02 April 2020 13:42 / Humas PG / 20x dilihat
30 Mar 2020
Petrokimia Gresik Bangun Posko Command Center BUMN Jawa Timur
30 Maret 2020 13:48 / Humas PG / 77x dilihat
30 Mar 2020
Pembukaan Posko Tanggap Bencana
30 Maret 2020 10:15 / Humas PG / 109x dilihat
28 Mar 2020
Sikapi Pandemi Global dengan Ikhtiar dan Tawakal
28 Maret 2020 17:39 / Humas PG / 186x dilihat