RI Masih Impor Benih Padi Hibrida dari China dan Filipina

05 June 2015 09:12 / http://finance.detik.com / 9490x viewed
Jakarta -Hingga kini Indonesia masih bergantung pada impor induk benih padi hibrida dari China. Permintaan impor padi jenis ini cukup tinggi dengan alasan karena produktivitas padi hibrida asal China jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata produktivitas padi di dalam negeri.

"Benih hibrida kita impor dari China. Permintaan itu memang didorong hasil benih hibrida impor produktivitasnya mencapai 12 ton/ha," ungkap Kepala Badan Karantina (Barantan) Kementerian Pertanian (Kementan) Banun Harpini saat ditemui di Gedung Kementan Ragunan, Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Banun mencatat, permintaan benih padi hibrida impor saat ini datang dari Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satu BUMN yaitu PT Sang Hyang Seri (SHS) mengajukan izin impor dengan jumlah tertentu.

"Saya menanggapi permintaan benih padi hibrida impor dari Kalimantan Selatan. SHS intens mengajukan permohonan impor benih padi hibrida. Jadi sumber benihnya ada, saya ada data pengimpor, jumlah dan resiko yang ditimbulkan," tambahnya.

Selain dari China, negara lain yang menyediakan benih padi hibrida adalah Filipina. SHS juga telah mengajukan izin untuk bisa mendatangkan benih padi hibrida impor dari Filipina.

"Kita sedang atur principment inspection-nya bisa dilakukan otoritas China. Kemarin SHS juga ajukan permintaan untuk impor benih hibrida dari Filipina," cetusnya.

Data Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian menunjukkan, sejak 2002 Balitbang Pertanian menghasilkan tujuh varietas padi hibrida, yakni Galur CMS A1, Galur CMS A2, Galur Restorer R 17, Galur Restorer R 32, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, dan IR 8025A/BR827-35.

Namun, produktivitas varietas-varietas itu masih kalah dibandingkan dengan varietas yang dimiliki China. Rata-rata produktivitas benih padi lokal hanya 6-7 ton per hektar. (wij/rrd)

http://finance.detik.com/read/2015/06/04/152146/2933467/4/ri-masih-impor-benih-padi-hibrida-dari-china-dan-filipina

Recent News / Report

12 Aug 2025
13 Mar 2025
PT Petrokimia Gresik Berhasil Mempertahankan Rekomendasi Sertifikat ISO 37001:2016
13 March 2025 10:52 / GCG PG / 264x viewed
21 Jul 2024
Wariskan DNA Inovatif, Petrokimia Gresik Luncurkan Buku Perjalanan 4 Tahun Transformasi Bisnis
21 July 2024 17:58 / Corcom of PG / 352x viewed
03 Oct 2023
Petrokimia Gresik’s Commitment in Launching Integrated WBS by Pupuk Indonesia Group
03 October 2023 09:15 / Corcom of PG / 3225x viewed
links
contact

Customer Relationship Management

0800.1008001 (bebas pulsa)

08119918001 SMS/WHATSAPP

konsumen@pupuk-indonesia.com


Contact Us

Please fill the form below to ask questions, critics or suggestions about PT Petrokimia Gresik.

Personal Info

Message