Petrokimia Gresik Gelar Siaga Musim Tanam Di Jateng dan DIY

24 Oktober 2020 13:46 / Humas PG / 277x dilihat

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar acara “Siaga Musim Tanam Bersama Distributor Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Tengah”, Jumat (23/10/20).

Direktur Operasi dan Produksi (DOP) Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih menjelaskan bahwa siaga musim tanam bersama Distributor ini digelar dalam rangka menjamin ketersediaan pupuk di awal musim tanam Oktober-Maret (Okmar). Apalagi pemerintah telah memberikan tambahan realokasi pupuk bersubsidi sebesar 10 persen dari alokasi awal, sehingga secara nasional totalnya sekarang menjadi 8,8 juta ton untuk tahun 2020. Penugasan Petrokimia Gresik juga naik, dari 4,72 juta ton menjadi 4,98 juta ton.

“Hal ini menjadi motivasi berlipat bagi Petrokimia Gresik untuk mengoptimalkan penyaluran pupuk bersubsidi di sisa tahun 2020 ini," ujar Digna.

Khusus untuk Yogyakarta dan Jawa Tengah, realokasi pupuk subsidi juga mengalami peningkatan. Yogyakarta mendapatkan tambahan 15.345 ton, naik 23% dari 66.024 ton menjadi 81.369 ton. Sementara Jawa Tengah mendapat tambahan 400 ribu ton, naik 28% dari 1,38 juta ton menjadi 1,78 juta ton.

"Penambahan ini sangat vital untuk menjaga ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian di tengah wabah Covid-19. Petrokimia Gresik bersama Distributor menyatukan tekad yang kuat, kerjasama yang solid, serta sinergi yang positif untuk bisa memaksimalkan penyaluran pupuk subsidi di Yogyakarta dan Jawa Tengah," ungkap Digna

Digna pun mengimbau Distributor untuk terus melakukan penebusan pupuk-pupuk bersubsidi, dan selanjutnya didistribusikan kepada kios-kios tani yang tersebar di penjuru Provinsi sesuai wilayahnya masing-masing.

"Kami menjamin bahwa pupuk-pupuk bersubsidi akan selalu tersedia di seluruh Gudang Penyangga kami yang berada di Yogyakarta dan Jawa Tengah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, Petrokimia Gresik bersama Distributor berkomitmen menyediakan stok pupuk bersubsidi di Gudang Distributor untuk kebutuhan minimal 2 minggu ke depan sesuai dengan alokasi," jelas Digna.

Digna menegaskan agar Staf Perwakilan Daerah dan Penjualan (SPDP) dan Petugas Penjualan Daerah (PPD) harus bisa lebih aktif menggandeng Kios, Kelompok Tani, Dinas Pertanian Provinsi maupun Kabupaten untuk memaksimalkan penyerapan pupuk bersubsidi di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

"Berikan edukasi mengenai mekanisme penebusan pupuk bersubsidi terutama di masa-masa relaksasi penggunaan Kartu Tani, supaya tidak terjadi kebingungan di petani maupun kios," ujar Digna

Lebih lanjut Digna memastikan Petrokimia Gresik akan menjaga ketersediaan pupuk bagi petani, termasuk menyediakan pupuk non-subsidi (di antaranya Phonska Plus, Petro Ningrat, dan Petro Nitrat) di kios-kios binaan. Ketersediaan pupuk non subsidi ini diharapkan bisa menjadi alternatif pilihan bagi petani agar produktivitas lahan semakin bisa ditingkatkan lagi. (Sep/Hartono)

Berita Terbaru

27 Nov 2020
Dwi Satriyo Annurogo Menjadi Pemimpin Anak BUMN Terpopuler di Media Digital 2020
27 November 2020 22:06 / Humas PG / 62x dilihat
20 Nov 2020
Gugus Inovasi Petrokimia Gresik Grup Sabet 22 Penghargaan TKMPN 2020
20 November 2020 14:30 / Humas PG / 235x dilihat
19 Nov 2020
Siaga Musim Tanam di NTB
19 November 2020 12:21 / Humas PG / 173x dilihat
19 Nov 2020
Direksi Petrokimia Gresik Tinjau Gudang Pupuk Bersubsidi
19 November 2020 10:23 / Humas PG / 210x dilihat