Perluas Dermaga, PG Inves Rp 463 Miliar

01 Februari 2012 11:54 / http://www.surya.co.id / 3689x dilihat
GRESIK | SURYA Online - PT Petrokimia Gresik dan Bank BRI sepakat membenamkan dana patungan sebesar Rp 463 miliar untuk membangun pengembangan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) sepanjang 194 meter dan lebar 36 meter ke arah Utara atau ke arah perairan Karang Jamuang.
Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Hidayat Nyakman mengatakan, pengembangan itu kelak dapat disandari kapal 35 ribu DWT di sisi Barat dan 60 ribu DWT di sisi laut. Perluasan dilengkapi satu unit bongkar bahan curah untuk bongkar material bulk yang tidak korosif. “Pengembangan ini kami harapkan dapat memperbaiki berth occupancy ratio yang sudah mencapai 88,43 persen di tahun 2010,” ujarnya usai First Ground Breaking, Selasa (31/1/2012) sore.
Hidayat Nyakman menambahkan, untuk membangun dermaga baru tersebut manajemen PT PG didukung Bank BRI mengucurkan dana Rp 463 miliar. Proyek dikerjakan PT Hutama Karya selaku kontraktor engineering, procurement san contraction. Sedangkan pekerjaan basic design dan pengadaan continuous ship unloader dilakukan PT Petrokimia Gresik, dengan total pengerjaan selama 17 bulan.
Dengan adanya dermaga baru ini, ujar Nyakman, diharapkan kapasitas bongkar muat anak naik sekitar 2 juta ton per tahun sehingga total kapasitas bongkar muat di TUKS PT PG menjadi 7 juta ton/tahun. “Kegiatan bongkar muat di TUKS selain ngirit biaya, juga memperlancar distribusi,” ujar Nyakman.
Dalam acara yang juga dihadiri Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto, Dirut PG Hidayat Nyakman juga mengungkapkan pihaknya juga membangun gudang curah dengan kapasitas 50 ribu ton dengan investasi Rp 52,685 miliar. Gudang itu sifatnya multi purpose, yang dapat menampung pupuk komoditi berbentuk curah. Diantaranya, NPK, NPS, ZA, Urea, KCL dan lain-lain yang selanjutnya didistribusikan sesuai dengan kebutuhan. “Kami harapkan dapat dipercepat maka gudang tuntas Oktober 2012 dan pelabuhan tuntas April 2014,” ujar Hidayat Nyakman.
Hidayat Nyakman menambahkan, pembangunan dermaga dan gudang tersebut dirasa sangat perlu dan mendesak. Sebab PT PG selama tahun 2012 mendapat perintah dari pemerintah untuk menyediakan 5.468.920 ton pupuk bersubsidi berbagai jenis.
Untuk pupuk jenis Urea sebanyak 315 ribu ton, NPK Phonska 2.443.920 ton, pupuk SP-36 dan ZA masing-masing sebanyak 1 juta ton, dan pupuk Organik sebanyak 780 ribu ton. “Jumlah ini naik 1,6 juta ton dibanding stok tahun lalu,” ujar Nyakman.
Penulis : adi agus santoso
Editor : Adi Agus Santoso

Berita / Reportase Terbaru

12 Aug 2025
Momen Kemerdekaan RI, Petrokimia Gresik Bangun Kebersamaan dengan Masyarakat Lewat "Citizen Games"
12 Agustus 2025 13:47 / Komunikasi Korporat PG / 78x dilihat
13 Mar 2025
PT Petrokimia Gresik Berhasil Mempertahankan Rekomendasi Sertifikat ISO 37001:2016
13 Maret 2025 10:52 / TKMR PG / 286x dilihat
21 Jul 2024
Wariskan DNA Inovatif, Petrokimia Gresik Luncurkan Buku Perjalanan 4 Tahun Transformasi Bisnis
21 Juli 2024 17:58 / Komunikasi Korporat PG / 358x dilihat
03 Oct 2023
Komitmen Petrokimia Gresik dalam Launching WBS Terintegrasi Pupuk Indonesia Group
03 Oktober 2023 09:15 / Komunikasi Korporat PG / 3234x dilihat
15 Jul 2023
Pererat Kolaborasi Demi Tingkatkan Suasana Harmonis Antar Karyawan, Petrokimia Gresik Gelar Corsa Festival
15 Juli 2023 11:34 / Komunikasi Korporat PG / 3681x dilihat
15 May 2023
Rayakan HUT Ke-51, Petrokimia Gresik Rilis Seragam Baru
15 Mei 2023 12:00 / Komunikasi Korporat PG / 5298x dilihat