Pemenuhan Kebutuhan Pupuk Untuk Petani Mutlak Diperlukan

17 Oktober 2018 09:25 / Humas PG / 2722x dilihat

PT Petrokimia Gresik (PG) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan para distributornya di wilayah Jawa Barat - Banten di Grage Hotel Cirebon, Senin 15 Oktober 2018. Rakor yang diselenggarakan dalam rangka menghadapi musim tanam Oktober-Desember 2018 ini juga dihadiri oleh Komisaris, Direksi, dan GM di lingkungan Direktorat Pemasaran PG.

Komisaris PG, Mahmud Nurwindu menegaskan dalam menghadapi musim tanam Oktober-Desember 2018, pemenuhan kebutuhan pupuk untuk petani mutlak diperlukan. Menurut Mahmud, pemenuhan kebutuhan pupuk tersebut tidak hanya sebatas pada pupuk subsidi semata, tapi juga non pupuk subsidi.

“Untuk musim tanam Oktober-Desember 2018 diharapkan tidak ada lagi kata kelangkaan pupuk. Apalagi tahun 2019 adalah tahun krusial. Jangan sampai ketersediaan pupuk ini di politisir, sehingga dapat menggangu kestabilan politik nasional maupun daerah,” ujar Mahmud Nurwindu.

Lebih lanjut Mahmud menyampaikan, pihaknya akan memastikan stok dan penyaluran pupuk bersubsidi harus tersedia dan lancar. Selain itu, PG juga memiliki kewajiban menyediakan stok pupuk non subsidi di berbagai lini. Ini juga berarti menjadi kewajiban distributor dan kios. Tujuannya sudah jelas, untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

Direktur Pemasaran PG, Meinu Sadariyo menyampaikan, langkah-langkah yang harus dipersiapkan adalah memastikan stok dan penyaluran pupuk bersubsidi harus tersedia dan lancar. Penebusan dan pengambilan pupuk bersubsidi, harus maksimal sesuai dengan target yang diberikan oleh Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP). Dan, penyaluran pupuk bersubsidi tersebut sesuai dengan alokasi yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Selain itu, stok pupuk non subsidi PHONSKA Plus harus tersedia minimal 500 kg per kios. Memang tidak ada paksaan untuk menjadi distributor PHONSKA Plus dan pupuk non subsidi retail Petrokimia Gresik, kami memberikan kesempatan kepada mitra. Bagi yang tidak bersedia tidak menjadi masalah, kedistributoran pupuk bersubsidi tetap berjalan,” tegas Meinu.

Rakor serupa juga diadakan di Surakarta pada Senin, 8 Oktober 2018 untuk distributor PG wilayah Jawa Tengah dan DIY. Made Wirya/Wiyanto/Hartono


Berita Terbaru

14 Oct 2021
Mini Map Pembangunan Berkelanjutan Petrokimia Gresik diganjar Indonesia SDG Award (ISDA) 2021
14 Oktober 2021 17:00 / Komunikasi Korporat PG / 89x dilihat
13 Oct 2021
Siapkan Tenaga Kerja Unggul Petrokimia Gresik Buka Program Magang Untuk 188 Peserta
13 Oktober 2021 15:24 / Komunikasi Korporat PG / 157x dilihat
13 Oct 2021
Tiga Menteri Kabinet Kerja, Kunjungi Petrokimia Gresik
13 Oktober 2021 10:54 / Komunikasi Korporat PG / 93x dilihat
12 Oct 2021
Buktikan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan, Petrokimia Gresik Borong Lima Penghargaan Nusantara CSR Awards
12 Oktober 2021 13:30 / Komunikasi Korporat PG / 91x dilihat