KRISIS PERTANIAN: Pemerintah Harus Inovatif Dorong Regenerasi Petani

10 September 2014 08:37 / http://industri.bisnis.com / 6590x viewed

Adi Ginanjar Maulana

Bisnis.com, BANDUNG—Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Barat meminta pemerintah memfasilitasi regenerasi petani dengan menghasilkan kebijakan pertanian yang inovatif.

Ketua HKTI Jabar Entang Sastraatmaja menyatakan selama ini kebijakan pemerintah masih tidak tepat sasaran sehingga regenerasi petani semakin sulit karena pekerjaan ini tidak lagi menarik bagi pemuda.

“Oleh karena itu pemerintah harus membuat kebijakan yang inovatif sehingga regenerasi petani tidak hanya sebatas menanam tanaman dan memproduksi, tetapi menjadi ahli dalam bidang pertanian seperti meneliti padi dan lainnya,” katanya kepada Bisnis.com, Minggu (7/9/2014).

Dia mengatakan prioritas pembekalan wawasan dan penyuluhan saat ini harus diberikan kepada petani berusia muda. Dengan cara ini, katanya, dinilai bagian dari upaya regenerasi petani. "Regenerasi petani harus didorong agar gaya bertani bisa berubah dari tradisional menjadi sistem bertani yang lebih maju," ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah harus menyasar petani muda untuk mengembangkan teknik bertani yang baru.

Dia menjelakan pembekalan yang diberikan kepada petani berupa teknis bertani yang benar. Petani muda juga diberikan teknik pemasaran sehingga hal tersebut akan bermuara pada petani yang berwirausaha. "Kami ingin petani muda menjadi wirausaha pertanian, bukan menjadi buruh tani," katanya.

Dia menjelaskan kurangnya regenerasi petani menyebabkan Indonesia terancam krisis pangan terutama untuk tanaman padi.

Selain itu, pemerintah daerah harus membuat perwal dan perbup tentang pengendalian alih fungsi lahan. Karena selama ini adanya otonomi sebagian besar daerah dengan mudah mengubah aturan. "Percuma ada undang-undang dan perda jika tidak ada perbup atau perwal. Karena aplikasi di lapangan harus itu aturanya ," ujarnya. (Adi Ginanjar Maulana/Dimas Waradhitya)

http://industri.bisnis.com/read/20140907/99/255617/krisis-pertanian-pemerintah-harus-inovatif-dorong-regenerasi-petani

Recent News / Report

12 Aug 2025
13 Mar 2025
PT Petrokimia Gresik Berhasil Mempertahankan Rekomendasi Sertifikat ISO 37001:2016
13 March 2025 10:52 / GCG PG / 286x viewed
21 Jul 2024
Wariskan DNA Inovatif, Petrokimia Gresik Luncurkan Buku Perjalanan 4 Tahun Transformasi Bisnis
21 July 2024 17:58 / Corcom of PG / 358x viewed
03 Oct 2023
Petrokimia Gresik’s Commitment in Launching Integrated WBS by Pupuk Indonesia Group
03 October 2023 09:15 / Corcom of PG / 3234x viewed
15 Jul 2023
15 May 2023
Celebrating its 51st Anniversary, Petrokimia Gresik Releases New Uniform
15 May 2023 12:00 / Corcom of PG / 5297x viewed