Dirut: PG Ingin Bersama-sama Majukan Gresik

22 Maret 2017 14:32 / Humas PG / 1208

Direktur Utama (Dirut) PT Petrokimia Gresik (PG), Nugroho Christijanto hadir sebagai pembicara dalam “Dialog Ekonomi dan Bisnis: Gresik Sebagai Mercusuar Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia”. Acara digelar di Wisma Kebomas pada Rabu 22 Maret 2017.

Dialog ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, bersama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Gresik dan Jawa Pos, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pemkab Gresik ke-43 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-530.

Dirut menjadi narasumber bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemkab Gresik, Agus Mualif; Direktur PT Indospring, Tbk., Bob Budiono; serta CEO PT Jindal Stainless Indonesia, Rajesh Khosla.

Dalam paparannya, Dirut menyampaikan PG yang berada di Kota Santri ini relatif tidak pernah kesulitan untuk mendapatkan dukungan dalam menjalankan operasional perusahaan. Khususnya terkait transportasi, tenaga kerja, dan perusahaan pendukung, atau lainnya. Ini menjadi penggerak perekonomian Gresik.

“Disadari atau tidak, seluruh aktivitas bisnis, khususnya di kawasan PG menjadi pendukung perekonomian Gresik,” ujarnya

PG juga menyadari betapa pentingnya support dari seluruh mitra bisnis atau stakeholder. PG ingin tumbuh dan berkembang bersama.

“Eksistensi PG di Gresik saat ini tentunya juga berkat bantuan stakeholder. Pemerintah Kabupaten Gresik sangat men-support. PG tidak ingin tumbuh sendiri, PG terbuka untuk bekerjasama dengan mitra bisnis yang ada di Gresik supaya bisa memajukan Gresik bersama,” tandasnya.

Di sisi lain, PG juga memiliki kepedulian untuk pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Gresik maupun sekitarnya, sehingga lulusannya memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri. PG memiliki beberapa program yang merupakan bagian dari aktivitas sosial perusahaan, diantaranya Loka Latihan dan Keterampilan (Lolapil) untuk pelajar SMK.

“Ini bentuk sumbangsih perusahaan untuk mempersiapkan tenaga kompeten atau siap pakai. Siswa Lolapil tidak harus menjadi karyawan PG, pilihannya ada di mereka sendiri. Paling tidak, mereka sudah memiliki bekal untuk masuk ke dunia industri,” ujar Dirut.

PG juga bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI untuk memperkuat kurikulum SMK, program itu dikenal dengan “Link and Match”. PG sudah menyiapkan tempat magang buat pelajar maupun para guru.

“Gresik memiliki potensi untuk menjadi mercusuar ekonomi dan binis, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Harus siap melakukan perubahan menuju karakter industrial, karena di dalamnya ada keteraturan dan komitmen,” kata Dirut.*/isp.-

Berita Terbaru

Petrokimia Gresik Teken MoU Dengan Fakultas Kehutanan UGM
14 Nov 2019
Petrokimia Gresik Teken MoU Dengan Fakultas Kehutanan UGM
14 November 2019 17:00 / Humas PG / 33
Kunjungan President Director PT Cheil Jedang Indonesia
14 Nov 2019
Kunjungan President Director PT Cheil Jedang Indonesia
14 November 2019 10:11 / Humas PG / 57
Retender Jasa Distribusi Pupuk Menggunakan Kapal Laut
13 Nov 2019
Retender Jasa Distribusi Pupuk Menggunakan Kapal Laut
13 November 2019 15:08 / Humas PG / 75
Upacara Hari Pahlawan
11 Nov 2019
Upacara Hari Pahlawan
11 November 2019 10:47 / Humas PG / 110