Dirut: PG Ingin Bersama-sama Majukan Gresik

22 Maret 2017 14:32 / Humas PG / 1084

Direktur Utama (Dirut) PT Petrokimia Gresik (PG), Nugroho Christijanto hadir sebagai pembicara dalam “Dialog Ekonomi dan Bisnis: Gresik Sebagai Mercusuar Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia”. Acara digelar di Wisma Kebomas pada Rabu 22 Maret 2017.

Dialog ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, bersama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Gresik dan Jawa Pos, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pemkab Gresik ke-43 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-530.

Dirut menjadi narasumber bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemkab Gresik, Agus Mualif; Direktur PT Indospring, Tbk., Bob Budiono; serta CEO PT Jindal Stainless Indonesia, Rajesh Khosla.

Dalam paparannya, Dirut menyampaikan PG yang berada di Kota Santri ini relatif tidak pernah kesulitan untuk mendapatkan dukungan dalam menjalankan operasional perusahaan. Khususnya terkait transportasi, tenaga kerja, dan perusahaan pendukung, atau lainnya. Ini menjadi penggerak perekonomian Gresik.

“Disadari atau tidak, seluruh aktivitas bisnis, khususnya di kawasan PG menjadi pendukung perekonomian Gresik,” ujarnya

PG juga menyadari betapa pentingnya support dari seluruh mitra bisnis atau stakeholder. PG ingin tumbuh dan berkembang bersama.

“Eksistensi PG di Gresik saat ini tentunya juga berkat bantuan stakeholder. Pemerintah Kabupaten Gresik sangat men-support. PG tidak ingin tumbuh sendiri, PG terbuka untuk bekerjasama dengan mitra bisnis yang ada di Gresik supaya bisa memajukan Gresik bersama,” tandasnya.

Di sisi lain, PG juga memiliki kepedulian untuk pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Gresik maupun sekitarnya, sehingga lulusannya memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri. PG memiliki beberapa program yang merupakan bagian dari aktivitas sosial perusahaan, diantaranya Loka Latihan dan Keterampilan (Lolapil) untuk pelajar SMK.

“Ini bentuk sumbangsih perusahaan untuk mempersiapkan tenaga kompeten atau siap pakai. Siswa Lolapil tidak harus menjadi karyawan PG, pilihannya ada di mereka sendiri. Paling tidak, mereka sudah memiliki bekal untuk masuk ke dunia industri,” ujar Dirut.

PG juga bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI untuk memperkuat kurikulum SMK, program itu dikenal dengan “Link and Match”. PG sudah menyiapkan tempat magang buat pelajar maupun para guru.

“Gresik memiliki potensi untuk menjadi mercusuar ekonomi dan binis, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Harus siap melakukan perubahan menuju karakter industrial, karena di dalamnya ada keteraturan dan komitmen,” kata Dirut.*/isp.-

Berita Terbaru

Pelelangan Bersama Jasa Distribusi Pupuk Menggunakan Angkutan Darat
16 Sep 2019
Pelelangan Bersama Jasa Distribusi Pupuk Menggunakan Angkutan Darat
16 September 2019 09:18 / Humas PG / 19
NPK Petro Nitrat Tingkatkan Panen Jeruk Siam Madu di Kab. Karo
12 Sep 2019
NPK Petro Nitrat Tingkatkan Panen Jeruk Siam Madu di Kab. Karo
12 September 2019 19:30 / Humas PG / 56
Petrokimia Gresik Komitmen Capai Proper Emas
06 Sep 2019
Petrokimia Gresik Komitmen Capai Proper Emas
06 September 2019 08:34 / Humas PG / 101
Raih Dua Penghargaan di Anugerah Humas Indonesia 2019
02 Sep 2019
Raih Dua Penghargaan di Anugerah Humas Indonesia 2019
02 September 2019 09:34 / Humas PG / 154