Dahlan: Myanmar Tertarik Produksi Pupuk Indonesia

09 Oktober 2013 14:39 / http://economy.okezone.com / 1836x dilihat

Rohmat - Okezone

NUSA DUA - Produk pupuk Indonesia semakin dikenal mancanegara bahkan Myanmar, negara produsen beras terbesar di dunia mulai tertarik melakukan uji coba terhadap kualitas pupuk Tanah Air.

“Sekarang telah diuji cobakan di tiga tempat di Myanmar,” kata Menteri BUMN Dahlan Iskan di Media Center KTT APEC Nusa Dua, Bali, Senin (7/10/2013).

Uji coba dilakukan untuk meyakinkan pihak Myanmar bahwa pupuk Indonesia produksi BUMN hasilnya sangat baik untuk meningkatkan produksi.

Diharapkan, dalam waktu dua bulan lagi sudah bisa dilakukan panen raya padi di Myanmar yang menggunakan produksi BUMN PT Pupuk Indonesia.

Dahlan mengatakan, saat ini telah dilakukan pembicaraan serius antara Indonesia dengan pemerintah untuk kerja sama ini, hanya saja hasilnya belum final.

Pihak Myanmar setelah melihat produksi pupuk nasional tertarik menerapkan di negaranya dan ke depan akan terus ditingkatkan kerja samanya. Jika melihat sejarah, Indonesia bagi Myanmar memiliki arti penting dan strategis untuk melakukan kerja sama mengingat akan peran besarnya.

“Presiden SBY kan berperan besar dalam proses masuknya Myanmar menjadi anggota ASEAN,” kata Dahlan.

Oleh karena itu, jangan sampai setelah negara tersebut mulai tumbuh berkembang justru Indonesia tidak memainkan perannya. “Harus terus diperjuangkan, jangan sampai kita tidak berperan di sana (Myanmar),” demikian Dahlan. (rez)

http://economy.okezone.com/read/2013/10/07/320/877980/dahlan-myanmar-tertarik-produksi-pupuk-indonesia

Berita Terbaru

06 Apr 2020
Petrokimia Gresik Salurkan Sembako dan Peralatan Medis
06 April 2020 13:30 / Humas PG / 29x dilihat
02 Apr 2020
Petrokimia Gresik Antisipasi Penyebaran Covid-19 Di Sekitar Perusahaan
02 April 2020 13:42 / Humas PG / 76x dilihat
30 Mar 2020
Petrokimia Gresik Bangun Posko Command Center BUMN Jawa Timur
30 Maret 2020 13:48 / Humas PG / 143x dilihat
30 Mar 2020
Pembukaan Posko Tanggap Bencana
30 Maret 2020 10:15 / Humas PG / 162x dilihat