Dahlan Iskan Usul Subsidi Benih dan Pupuk Dialihkan

26 September 2012 07:51 / http://m.mediaindonesia.com / 1288
Penulis : Ardi
YOGYAKARTA--MICOM: Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menawarkan pengalihan subsidi benih dan pupuk ke pembelian hasil panen petani dengan harga tinggi.

"Petani jangan diberi subsidi benih, pupuk, dan lain-lain. Tetapi (hasil panennya) dibeli dengan harganya tinggi. Yang lainnya bisa cari sendiri," kata Dahlan pada acara Farmers Go to Campus Menggagas Strategi Kebijakan Pangan Menuju Kesejahteraan Petani di Auditorium Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta, Sabtu (22/9).

Sekitar 80% dari 200 petani yang hadir dalam acara tersebut serentak menyatakan setuju dengan usul yang dilontarkan Menteri BUMN. Namun Dahlan menyatakan gagasan tersebut masih wacana dan harus dipikirkan lagi. Ia khawatir jika subsidi benih dan pupuk dialihkan ke hasil panen, ternyata harga padi tidak bisa tinggi.

Menurutnya, sebagai Menteri BUMN ia juga mempunyai tekad memikirkan masalah pertanian dan pangan. "Untuk apa punya BUMN kalau tidak buat (perusahaan) pangan," ujarnya.

Ia mengungkapkan, Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K)
di bawah kontrol BUMN kini memiliki lahan 3,2 juta hektare. Benih yang ditanam di lahan tersebut dan pupuknya diberikan oleh BUMN dengan sistem pinjam, kemudian dibayar saat panen. (AT/OL-01)

Berita Terbaru

Pelelangan Bersama Jasa Distribusi Pupuk Menggunakan Angkutan Darat
16 Sep 2019
Pelelangan Bersama Jasa Distribusi Pupuk Menggunakan Angkutan Darat
16 September 2019 09:18 / Humas PG / 7
NPK Petro Nitrat Tingkatkan Panen Jeruk Siam Madu di Kab. Karo
12 Sep 2019
NPK Petro Nitrat Tingkatkan Panen Jeruk Siam Madu di Kab. Karo
12 September 2019 19:30 / Humas PG / 51
Petrokimia Gresik Komitmen Capai Proper Emas
06 Sep 2019
Petrokimia Gresik Komitmen Capai Proper Emas
06 September 2019 08:34 / Humas PG / 97
Raih Dua Penghargaan di Anugerah Humas Indonesia 2019
02 Sep 2019
Raih Dua Penghargaan di Anugerah Humas Indonesia 2019
02 September 2019 09:34 / Humas PG / 150