Cara Mudah Menjaga Ingatan Tetap Tajam

04 December 2015 10:01 / http://health.kompas.com / 6628x viewed

KOMPAS.com - Anda sering melupakan hal-hal penting seperti pergi tanpa membawa dompet atau ponsel? Atau lupa mengambil uang kembalian saat belanja? Atau lebih parah lagi, Anda pulang meninggalkan suami atau istri begitu saja, karena lupa bahwa tadi Anda pergi berdua dengannya?

Percayalah, Anda tidak sendiri. Ada banyak orang di dunia ini yang mengeluh mengalami pikun dini, ada juga yang merasa menjadi pikun karena usia yang terus bertambah.

Laporan terbaru Institute of Medicine, Cognitive Aging: Progress in Understanding and Opportunities for Action, para peneliti menganalisa faktor-faktor pemicu seseorang sulit fokus atau mengingat sesuatu.

Menurut riset, pemicunya adalah gaya hidup seperti stres dan kurang istirahat, serta faktor usia. Usia yang semakin bertambah memiliki efek kurang baik terhadaap kemampuan mengingat seseorang.

Walau usia tidak bisa ditahan, kemunduran kemampuan otak yang bersifat degeneratif bisa ditunda. Untuk melawan faktor-faktor penyebab kepikunan dan memperlambat efek negatif usia terhadap kerja otak, Anda cukup melakukan perubahan yang sederhana terhadap keseharian Anda. Misalnya:

1. Olahraga rutin

Para peneliti menemukan, aktif secara fisik adalah faktor paling penting untuk menjaga otak tetap sehat. Olahraga rutin dapat meningkatkan sel-sel kelabu di otak yang tugasnya menampung dan mengatur memori seseorang. Olahraga juga mampu mengurangi stres, meningkatkan kreativitas dan rasa percaya diri.

2. Berhenti merokok

Perokok memiliki risiko lebih tinggi terkena gangguan kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke. Umumnya, penderita stroke juga menderita kehilangan memori dan disfungsi kognitif, demikian menurut Stroke Association.

3. Mengevaluasi obat-obatan yang Anda konsumsi

Laporan Institute of Medicine juga menyebutkan, bahwa ada beberapa obat yang memiliki efek negatif terhadap otak, baik saat dipakai sebagai obat tunggal maupun ketika dikombinasi dengan obat lainnya.

4. Aktif secara sosial dan intelektual

Harvard Medical School melaporkan, bahwa kegiatan sosial dapat meningkatkan performa mental dan kepercayaan diri.

Pergaulan sosial 'memaksa' Anda untuk mengingat banyak nama teman-teman dan cerita mengenai diri mereka masing-masing. Hal ini membuat otak Anda tetap aktif bekerja. Hasilnya, otak tetap tajam sampai waktu yang lama.

5. Tidur cukup

Kurang tidur dapat menyusutkan volume otak Anda, sedangkan cukup tidur dapat meningkatkan kemampuan mengingat dan konsentrasi Anda. Sebuah studi ilmiah menyebutkan, orang dewasa yang cukup tidur terbukti memilihi kemampuan mental yang lebih baik dibanding yang kurang tidur. (Lily Turangan / Bestari Kumala Dewi)

Recent Article

25 Dec 2023
07 Jul 2023
Countless Benefits in a Cup of Chamomile Tea That Are Rarely Known!
07 July 2023 11:18 / Corcom of PG / 49737x viewed
04 Jul 2023
Beware! These are the Characteristics of Plants with Nutrient Deficiencies!
04 July 2023 07:00 / Corcom of PG / 65958x viewed
27 May 2023
Improve Health Through TOGA Utilization
27 May 2023 12:29 / Corcom of PG / 6056x viewed
02 May 2023
Petrokimia Gresik's Contribution to Advancing Education in Indonesia
02 May 2023 11:41 / Corcom of PG / 4161x viewed
22 Apr 2023
Interpreting Eid al-Fitr: More Than Just a Moment to Celebrate Victory
22 April 2023 13:42 / Corcom of PG / 3009x viewed