Babinsa Sragen Harus Memiliki Pengetahuan Pertanian Yang Lebih Terukur

17 January 2018 10:07 / http://sahabatpetani.com / 5417x viewed

Hal tersebut disampaikan Dandim 0725/Sragen, Letkol Arh. Camas Sigit Prasetyo, M.Mds ketika memberikan sambutan pada sosialisasi teknis pemupukan dan budidaya kepada Babinsa di Makodim 0725/Sragen pada Selasa (16/01/2017). Camas Sigit Prasetyo menegaskan, MOU antara TNI dan Kementerian Pertanian sudah terbukti berhasil mendukung program pemerintah dalam meningkatkan produksi panen. Berkaitan dengan hal tersebut, kehadiran Babinsa (Bintara Pembinaan Desa) sebagai motivator buat petani, dituntut untuk memiliki pengetahuan di bidang pertanian yang lebih baik. Misalnya saja pengetahuan tentang sifat tanah di wilayah kerjanya. Karena antara satu wilayah dengan wilayah lainnya di Sragen, mempunyai sifat yang berbeda.

“Di samping itu Babinsa juga harus mengetahui bagaimana cara pemupukan yang ideal. Bukan berarti Babinsa mengambil alih peran penyuluh, tetapi lebih ke menyinergikan langkah dan gerak dengan fungsi dan peran masing-masing,” paparnya. Menurut Camas hal tersebut untuk mendinamisasi pembangunan pertanian di pedesaan. Dengan demikian keberadaan Babinsa diharapkan benar-benar berarti, utamanya ketika berada di tengah-tengah petani,” jelasnya.

Menurut Manager Promosi dan Perencanaan Pemasaran Petrokimia Gresik, Luqman Harun yang hadir dalam kesempatan tersebut, sosialisasi ini cukup penting. Karena Petrokimia Gresik (PG) ingin menjadi bagian dari kerjasama, dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Hal ini kami wujudkan melalui kegiatan sharing knowledge antara PG dengan rekan-rekan Babinsa. PG dapat berbagi informasi tentang pupuk, pemupukan, dan budidaya. Sementara itu, BABINSA dapat memperkaya informasi-informasi tersebut dari pengalaman-pengalaman di lapangan”, ujarnya.

Luqman menjelaskan, dalam kegiatan tersebut PG memberikan materi tentang pemupukan berimbang dan budidaya, khususnya tanaman padi. Selain itu juga pengetahuan tentang berbagai produk pupuk, dan mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi. “Pemupukan berimbang pada tanaman padi penting, karena merupakan komoditas pangan utama di Indonesia. Pengetahuan tentang pupuk dan pemupukan, akan mempermudah Babinsa dalam memberikan rekomendasi pemupukan yang sesuai kepada petani,” tegasnya.

Di hadapan 260 peserta yang terdiri dari seluruh Babinsa dan Danramil, serta anggota dan perwira, Luqman Harun berjanji, jika diperlukan PG akan mendatangkan Mobil Uji Tanah. Mobil yang dilengkapi beberapa peralatan uji tanah tersebut, akan membantu Babinsa dan petani dalam menentukan sifat tanah, baik sifat kimia maupun fisika. (Made Wirya)

http://sahabatpetani.com/2018/01/16/babinsa-sragen-harus-memiliki-pengetahuan-pertanian-yang-lebih-terukur/

Recent News / Report

12 Aug 2025
13 Mar 2025
PT Petrokimia Gresik Berhasil Mempertahankan Rekomendasi Sertifikat ISO 37001:2016
13 March 2025 10:52 / GCG PG / 287x viewed
21 Jul 2024
Wariskan DNA Inovatif, Petrokimia Gresik Luncurkan Buku Perjalanan 4 Tahun Transformasi Bisnis
21 July 2024 17:58 / Corcom of PG / 359x viewed
03 Oct 2023
Petrokimia Gresik’s Commitment in Launching Integrated WBS by Pupuk Indonesia Group
03 October 2023 09:15 / Corcom of PG / 3235x viewed
15 Jul 2023
15 May 2023
Celebrating its 51st Anniversary, Petrokimia Gresik Releases New Uniform
15 May 2023 12:00 / Corcom of PG / 5298x viewed