2015, Petro Produksi Pupuk Tanpa Subsidi

25 Oktober 2013 09:50 / http://www.koran-sindo.com / 2676x dilihat
GRESIK– PT Petrokimia Gresik (PKG) melakukan pemancangan tiang pertama proyek tangki berkapasitas 20.000 metric ton (MT) pada pabrik Amoniak Urea II kemarin.

Selain mendukung operasional, juga menjadi salah satu perangkat program produksi pupuk tanpa subsidi. “Kami harus mulai memikirkan ke depan. Karena sadar atau tidak, pasti Petro akan memproduksi pupuknya tanpa fasilitas subsidi. Dan ini adalah bagian dari upaya menyiapkan perangkat tersebut,” ujar Direktur Utama PKG Hidayat Nyakman kemarin.

Diera bebas mendatang tidak menutup kemungkinan subsidi pemerintah untuk mendukung produksi pupuk bakal berakhir. Karena itu, perangkat yang saat ini dibangun seperti proyek revamping, pelebaran pelabuhan, dan gudang-gudang bakal mampu membuat PKG percaya diri dan mampu bertahan tanpa subsidi. “Karena pasti subsidi akan berakhir saat menuju era bebas nanti,” ucapnya.

Dengan diresmikannya pemancangan tiang pertama proyek amoniak dengan kapasitas 20.000 MT ini, diharapkan dapat mendukung pabrik amoniak urea II dengan kapasitas produksi 825.000 ton amoniak per tahun dan 570.000 ton urea per tahun sehingga dapat mengurangi ketergantungan bahan baku. Selain itu, Hidayat menyebutkan pembangunan tangki amoniak berkapasitas ini juga untuk meningkatkan proyek amoniak urea II.

Keberadaan tangki ini untuk mendukung operasional perusahaan, terutama peningkatan daya tampung amoniak untuk menjaga pemenuhan kebutuhan bahan baku pabrik urea, NPK Phonska, dan ZA. “Proyek tangki amoniak dikerjakan terlebih dahulu untuk mendukung penyediaan fasilitas penyimpanan NH3 pasca pembangunan pabrik amoniak urea II,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PKG Bambang Herus menambahkan, secara teknis tangki dengan tipe double wall ini dilengkapi dengan unit refigerasi, unit incinerator, sistem interkoneksi, pompa amoniak, dan lain sebagainya. Proyek ini ditargetkan beroperasi Maret 2015 dengan nilai investasi Rp200 miliar dari pinjaman perbankan nasional dan dana internal PKG.

“Mulanya kami kontrak dengan PT Rekayasa Industri dengan selama delapan bulan. Kami harapkan tangki ini beroperasi Maret 2015,” pungkasnya. ashadi ik
http://www.koran-sindo.com/node/339702

Berita Terbaru

10 Jul 2020
Petrokimia Gresik Raih Dua Penghargaan Anugerah BUMN 2020
10 Juli 2020 16:47 / Humas PG / 45x dilihat
10 Jul 2020
Rahmad Pribadi : Petrokimia Gresik Menuju Related Diversified Industry
10 Juli 2020 12:40 / Humas PG / 52x dilihat
08 Jul 2020
Petrokimia Gresik Anggarkan Rp41,8 Miliar Untuk Bantu UMKM Di Tahun 2020
08 Juli 2020 09:00 / Humas PG / 56x dilihat
06 Jul 2020