Waspada Penyebaran Pupuk Palsu

24 Januari 2015 22:17 / http://beritajatim.com / 2238

Bojonegoro (beritajatim.com) - Manager Humas PT Petrokimia Gresik, Yusuf Wibisono mengimbau kepada para petani untuk lebih waspada dengan adanya penyebaran pupuk palsu. Penyebaran pupuk palsu ini banyak terjadi saat musim petani sedang membutuhkan pupuk.

"Masyarakat harus mewaspadai peredaran pupuk palsu, karena hampir di setiap wilayah ada penyebaran pupuk palsu yang namanya hampir mirip dengan pupuk yang asli," ujarnya kepada beritajatim.com, Jumat (23/01/2015).

Seperti misalnya, kata dia, di Kabupaten Blora. Pelaku melancarkan aksinya dengan menjual pupuk palsu itu langsung mendatangi disetiap rumah petani. Dengan berpura-pura karena pupuk tersebut belum laku dan pelaku akan kembali ke Gresik sehingga dijual dengan harga yang lebih miring.

Selain di Blora, kasus penipuan pupuk palsu ini ditengarai juga terjadi di Wilayah Gresik, Lamongan, Blora, juga Bojonegoro. Pupuk palsu itu namanya hampir mirip dengan yang asli seperti Phonska menjadi Poska. "Kalau tidak teliti pasti akan tertipu karena mirip sekali dari segi kemasan," terangnya.

Penipuan pupuk palsu itu jenis urea palsu dijual Rp95 ribu. Sehingga dengan banyaknya aksi penipuan itu, masyrakat diimbau agar ikut aktif melaporkan aksi tersebut kepada pihak berwenang. "Kita meminta kepada masyarakat juga turut aktif mengawasi peredaran pupuk palsu ini," pungkasnya. [uuk/but]

http://beritajatim.com/ekonomi/229469/waspada_penyebaran_pupuk_palsu.html#.VMO2etWsWtU

Berita Terbaru

Tingkatkan Kualitas SDM Melalui Program Vokasi
21 Jan 2020
Tingkatkan Kualitas SDM Melalui Program Vokasi
21 Januari 2020 13:57 / Humas PG / 89
Pembukaan Bulan K3 Nasional di Petrokimia Gresik
20 Jan 2020
Pembukaan Bulan K3 Nasional di Petrokimia Gresik
20 Januari 2020 15:55 / Humas PG / 108
Kerjasama Dengan Petrosida Gresik
20 Jan 2020
Kerjasama Dengan Petrosida Gresik
20 Januari 2020 15:44 / Humas PG / 88
Penghargaan SMK3 dan P2HIV-AIDS Dari Gubernur Jawa Timur
15 Jan 2020
Penghargaan SMK3 dan P2HIV-AIDS Dari Gubernur Jawa Timur
15 Januari 2020 09:26 / Humas PG / 173