Seminar: Melihat Ketahanan Pangan dari Perspektif Makro

07 November 2016 16:01 / Humas PG / 3140x dilihat

PT Petrokimia Gresik (PG) menggelar seminar bertajuk “Geopolitik dan Kebijakan Pangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional”. Acara digelar di Wisma Kebomas PG pada Senin tanggal 7 November 2016. Hadir sebagai pembicara Prof. Dr. Didik J. Rachbini dan Dr. Yohanes Agung Iriantoko

Direktur SDM & Umum PG, Rahmad Pribadi mengatakan, seminar ini diadakan untuk memberikan stimulus gagasan-gagasan terkait ketahanan pangan yang ditinjau dari berbagai sudut pandang.

PG sebagai industri pupuk memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Seminar ini sengaja dipilih tema yang lebih global. Melalui seminar ini, diharapkan dapat melihat perspektif ketahanan pangan tidak hanya dari sudut pandang mikro tapi juga makro.

Bertindak sebagai moderator dalam seminar adalah Sekretaris Perusahaan (Sesper) PG, Wahyudi. Di awal, dua pembicara menyampaikan materinya kemudian dilanjut dengan tanya jawab.

Prof. Didik dalam seminarnya menyampaikan, untuk melihat kondisi ekonomi sebuah negara, pelajarilah kondisi politiknya. Sedangkan untuk melihat keadaan politik, pahami tabiat pelakunya.

Hal ini berkaitan dengan potensi pencabutan subsidi pupuk oleh pemerintah. Profesor yang mendapatkan gelar Ph.D dari Central Luzon State University di Filipina itu mengungkapkan, saat ini subsidi masih mendapat dukungan dari DPR RI, ini diperkirakan akan bertahan hingga masa bhakti para wakil rakyat itu habis tahun 2019.

Namun, kedepan jika para legislatif diisi oleh orang yang menganggap subsidi pupuk tidak penting, pasti akan dihapus. Apalagi sekarang para anggota DPR sudah ada yang mewacanakan penghapusan subsidi pupuk.

Upaya untuk menghapus subsidi dari sisi pemerintah atau eksekutif juga kian menguat, hal ini tidak lepas dari para pemangku kebijakan berasal dari kalangan monetaris, atau berpatokan pada ‘output’ dan ‘input’ keuangan saja.

Untuk itu, PG harus merestrukturisasi bisnis. Penghapusan subsidi pupuk tentu akan menentukan seluruh kegiatan PG. Prof Didik berpesan, PG sekarang tidak boleh hanya fokus pada korporat produksi, tapi harus melihat dinamika di luar.

Sedangkan, Dr. Agung menyampaikan pendapat yang hampir sama dengan Prof. Didik. Jika dulu, orang-orang ekonomi memiliki background demografi, fokusnya pada pengembangan SDM. Kalau sekarang lebih pada finansial, hanya berpikir ‘output’ dan ‘input’ keuangan.

Dalam seminar itu juga dihadiri Direktur Pemasaran, Meinu Sadariyo; Direktur Produksi, I Ketut Rusnaya; Direktur Teknik & Pengembangan, Arif Fauzan. Pejabat grade I dan II juga hadir mengikuti seminar.*/isp.-

Berita Terbaru

14 Oct 2021
Mini Map Pembangunan Berkelanjutan Petrokimia Gresik diganjar Indonesia SDG Award (ISDA) 2021
14 Oktober 2021 17:00 / Komunikasi Korporat PG / 166x dilihat
13 Oct 2021
Siapkan Tenaga Kerja Unggul Petrokimia Gresik Buka Program Magang Untuk 188 Peserta
13 Oktober 2021 15:24 / Komunikasi Korporat PG / 244x dilihat
13 Oct 2021
Tiga Menteri Kabinet Kerja, Kunjungi Petrokimia Gresik
13 Oktober 2021 10:54 / Komunikasi Korporat PG / 163x dilihat
12 Oct 2021
Buktikan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan, Petrokimia Gresik Borong Lima Penghargaan Nusantara CSR Awards
12 Oktober 2021 13:30 / Komunikasi Korporat PG / 136x dilihat