ARGUS FERTILIZER ASIA CONFERENCE 2026: HADAPI GEJOLAK GLOBAL, PETROKIMIA GRESIK PERKUAT STRATEGI PENGAMANAN BAHAN BAKU

01 April 2026 21:55 / Komunikasi Korporat PG / 897x dilihat

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memperkuat strategi pengamanan pasokan sulfur sebagai komoditas strategis bagi industri pupuk dan kimia nasional di tengah dinamika geopolitik di Timur Tengah. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta mendukung kemandirian industri dalam negeri. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, saat menjadi pembicara dalam konferensi internasional Argus Fertilizer Asia Conference 2026 di Bali, Selasa (31/3/2026).

“Sekitar 33% perdagangan sulfur dunia atau 20 juta ton per tahun berasal dari kawasan Teluk Persia, dan Indonesia masih mengimpor lebih dari 75% kebutuhan sulfur dari kawasan Timur Tengah. Konflik geopolitik dan gangguan jalur logistik global dapat mempengaruhi harga dan pasokan sulfur dunia,” ujar Daconi.

Di sisi lain, kebutuhan asam sulfat nasional terus meningkat dan saat ini mencapai sekitar 19 juta ton per tahun, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor pupuk dan industri hilirisasi mineral, khususnya nikel. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat permintaan sulfur dunia, sehingga sulfur menjadi komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan ketahanan industri nasional.

Ia menjelaskan, Petrokimia Gresik bukan hanya bagian dari rantai pasok sulfur, tetapi juga bagian dari solusi bagi industri nasional. Petrokimia Gresik sendiri memiliki pabrik asam sulfat dengan kapasitas produksi mencapai 1,8 juta ton per tahun yang terintegrasi dengan proses produksi pupuk dan produk kimia lainnya.

"Kami memiliki fasilitas pengolahan sulfur menjadi asam sulfat yang terintegrasi dengan proses produksi pupuk dan produk kimia. Melalui fasilitas ini, Petrokimia Gresik juga berkontribusi pada penguatan pasokan bahan baku industri dalam negeri," jelas Daconi.

Lebih lanjut, Daconi menyampaikan bahwa dinamika geopolitik global yang mempengaruhi pasokan dan harga sulfur dunia menuntut perusahaan untuk memperkuat strategi pengamanan pasokan bahan baku melalui penguatan supply chain dan optimalisasi kapasitas produksi domestik. Untuk itu, Petrokimia Gresik melakukan sejumlah langkah strategis, antara lain diversifikasi sumber pasokan sulfur, penguatan kontrak jangka panjang untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, serta penguatan infrastruktur penyimpanan dan distribusi bahan baku.

“Langkah ini penting untuk menjaga ketahanan industri pupuk dan kimia nasional, mengingat sulfur dan asam sulfat merupakan bahan baku utama dalam produksi pupuk fosfat dan NPK, serta digunakan dalam berbagai industri seperti pengolahan logam, pengolahan air, dan industri kimia lainnya,” tambah Daconi.

Ia menambahkan, saat ini Indonesia menjadi pusat permintaan global untuk sulfur yang didorong oleh kebijakan hilirisasi mineral, ekspansi rantai pasok baterai nikel seiring pertumbuhan produksi baterai kendaraan listrik (EV)—meningkatkan kebutuhan sulfur, terutama untuk proses high-pressure acid leaching (HPAL) yang menggunakan asam sulfat dalam jumlah besar, serta penerapan regulasi lingkungan yang semakin ketat yang meningkatkan kebutuhan pengolahan berbasis sulfur.

Daconi menegaskan bahwa di tengah dinamika global saat ini, fokus utama Petrokimia Gresik adalah menjaga stabilitas pasokan dan produksi agar kebutuhan pupuk nasional tetap dapat terpenuhi dengan baik sebagai bagian dari mendukung swasembada pangan nasional.


“Kami terus melakukan upaya optimal dalam menjaga keberlangsungan produksi melalui penguatan supply chain dan kapasitas domestik, sehingga kebutuhan pupuk nasional dapat tetap terpenuhi dengan baik sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional,” tutup Daconi.

Lampiran
File Tipe Ukuran Unduh
18 SP Argus Fertilizer Asia Conference 2026 FINAL docx pdf 140 KB Unduh

Siaran Pers Terbaru

13 Oct 2026
JELANG MUSIM TANAM OKTOBER–MARET, PETROKIMIA GRESIK SIAPKAN STOK 443 RIBU TON PUPUK BERSUBSIDI
13 Oktober 2026 23:27 / Komunikasi Korporat PG / 55x dilihat
09 Oct 2026
KOMUNIKASI KUAT DAN BERDAMPAK, PETROKIMIA GRESIK BORONG TUJUH PENGHARGAAN AHI 2026
09 Oktober 2026 23:24 / Komunikasi Korporat PG / 31x dilihat
07 Oct 2026
HADIRKAN MANFAAT BAGI MASYARAKAT PESISIR, PETROKIMIA GRESIK SALURKAN RP100 JUTA UNTUK NELAYAN SEKITAR PERUSAHAAN
07 Oktober 2026 23:12 / Komunikasi Korporat PG / 31x dilihat
02 Oct 2026
DARI GANG SEMPIT TEMBUS PASAR GLOBAL, BATIK BANGSAWAN APRESIASI PENDAMPINGAN PETROKIMIA GRESIK
02 Oktober 2026 23:02 / Komunikasi Korporat PG / 25x dilihat
29 Sep 2026
DARI LIMBAH JADI NILAI EKONOMI, PETROKIMIA GRESIK DORONG KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT SEKITAR
29 September 2026 22:56 / Komunikasi Korporat PG / 20x dilihat
26 Sep 2026
DUKUNG MASA DEPAN GENERASI GRESIK, 17 MAHASISWA BERPRESTASI TERIMA BESTRO S1/D4
26 September 2026 18:53 / Komunikasi Korporat PG / 64x dilihat