PETROKIMIA GRESIK BANGUN TANGKI ASAM SULFAT 40 RIBU TON, PERKUAT PASOKAN BAHAN BAKU NPK NASIONAL

15 Januari 2026 13:42 / Komunikasi Korporat PG / 479x dilihat

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memulai proyek pembangunan tangki asam sulfat untuk memperkuat pasokan bahan baku NPK nasional. Pembangunan tangki berkapasitas total 40.000 ton diawali dengan ground breaking oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Aminuddin Ma'ruf bersama Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, baru-baru ini.

Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Aminuddin Ma'ruf, menyampaikan bahwa swasembada pangan nasional menjadi perhatian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam Asta Cita. Ia pun mengapresiasi kinerja Pupuk Indonesia, termasuk Petrokimia Gresik dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berhasil dicapai lebih cepat dari target, yaitu di tahun 2025.

"Proyek ini (pembanguan tangki asam sulfat, Red) pada akhirnya mendukung Asta Cita Bapak Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan. Dengan kondisi geopolitik dunia seperti sekarang, ketahanan pangan kita harus mandiri," ujar Aminuddin Ma'ruf.

Sementara Daconi menjelaskan asam sulfat merupakan bahan baku untuk memproduksi pupuk majemuk NPK. Tangki asam sulfat ini nantinya berfungsi untuk mendukung keberlangsungan produksi pupuk NPK di masa depan.

"Dengan pembangunan tangki ini, Petrokimia Gresik akan semakin memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional. Dengan demikian, Petrokimia Gresik dapat memberikan kontribusi semakin besar lagi bagi terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan, melalui penyediaan pupuk berkualitas bagi pertanian di Indonesia," ujar Daconi.

Petrokimia Gresik merupakan pionir pupuk majemuk di dalam negeri sejak tahun 2000 dan menjadi kiblat bagi teknologi pupuk NPK di tanah air. Dengan total kapasitas produksi pupuk NPK sebesar 2,7 juta ton per tahun, menjadikan Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk majemuk terbesar di Indonesia.

"Dengan keberadaan tangki ini, Petrokimia Gresik bisa terus meningkatkan kapasitas produksi pupuk NPK untuk mendukung ketersediaan pupuk di dalam negeri," ujar Daconi kembali.

Tangki asam sulfat ini dibangun di kawasan Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur, tepatnya di area reklamasi tahap III dengan luas areal pembangunan 3 Hektare (Ha). Ada dua tangki asam sulfat yang dibangun dengan kapasitas masing-masing sebesar 20.000 ton, sehingga total kapasitas penyimpanan asam sulfat Petrokimia Gresik nantinya akan mencapai 100.000 ton setelah proyek ini beroperasi. Proyek tangki ini ditarget selesai dan beroperasi pada Mei 2027 dengan lama pengerjaan sekitar 18 bulan.

"Kami pastikan proyek ini memperhatikan aspek-aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dengan baik. Petrokimia Gresik maupun kontraktor juga telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik untuk penanganan kondisi darurat. Selain itu, dalam pengerjaan proyek ini kami juga mengutamakan aspek lingkungan," tutup Daconi.

Lampiran
File Tipe Ukuran Unduh
3 SP Ground Breaking Tangki Asam Sulfat FINAL pdf 123 KB Unduh

Siaran Pers Terbaru

13 Oct 2026
JELANG MUSIM TANAM OKTOBER–MARET, PETROKIMIA GRESIK SIAPKAN STOK 443 RIBU TON PUPUK BERSUBSIDI
13 Oktober 2026 23:27 / Komunikasi Korporat PG / 51x dilihat
09 Oct 2026
KOMUNIKASI KUAT DAN BERDAMPAK, PETROKIMIA GRESIK BORONG TUJUH PENGHARGAAN AHI 2026
09 Oktober 2026 23:24 / Komunikasi Korporat PG / 27x dilihat
07 Oct 2026
HADIRKAN MANFAAT BAGI MASYARAKAT PESISIR, PETROKIMIA GRESIK SALURKAN RP100 JUTA UNTUK NELAYAN SEKITAR PERUSAHAAN
07 Oktober 2026 23:12 / Komunikasi Korporat PG / 29x dilihat
02 Oct 2026
DARI GANG SEMPIT TEMBUS PASAR GLOBAL, BATIK BANGSAWAN APRESIASI PENDAMPINGAN PETROKIMIA GRESIK
02 Oktober 2026 23:02 / Komunikasi Korporat PG / 25x dilihat
29 Sep 2026
DARI LIMBAH JADI NILAI EKONOMI, PETROKIMIA GRESIK DORONG KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT SEKITAR
29 September 2026 22:56 / Komunikasi Korporat PG / 19x dilihat
26 Sep 2026
DUKUNG MASA DEPAN GENERASI GRESIK, 17 MAHASISWA BERPRESTASI TERIMA BESTRO S1/D4
26 September 2026 18:53 / Komunikasi Korporat PG / 63x dilihat