Kemajuan Pertanian Membutuhkan Taruna Tani

04 September 2014 07:14 / Humas PKG / 2894

Sejak

tahun 2005 PT Petrokimia Gresik (PKG) telah mendukung sepenuhnya keberadaan

PATRA (Pelatihan Anak Tani Remaja) dengan memberikan berbagai sarana pelatihan

lapangan. Jadi patutlah kalau ada motto buat PKG ‘Ketika yang lain baru berencana kami (PKG-red) telah melaksanakan’. Ucapan

lantang K. Imam Soedjono ini direspon dengan tepuk tangan meriah oleh para undangan yang menghadiri acara

Pembukaan PAE 2014 dan Jambore Nasional PATRA I di Kebun Percobaan (Buncob)

PKG (28/08/2014). Termasuk oleh Menteri

Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Suswono.

K. Imam Soedjono adalah koordinator dan inisiator PATRA, organisasi yang dibentuk untuk menumbuhkan antusiasme anak-anak petani agar industri pertanian kembali bergairah. Hal-hal yang melatar belakangi K. Imam Soedjono untuk mendirikan PATRA adalah rasa keprihatinannya terhadap menurunnya jumlah angkatan kerja petani dari tahun ke tahun. PATRA didirikan pada 25 Januari 2005, diawali dengan mengumpulkan beberapa petani muda di wilayah Bondowoso, untuk bersama-sama belajar mengenai aplikasi pertanian yang baik untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Salah satu tujuannya adalah mempersiapkan anak tani remaja/taruna tani sebagai generasi penerus dari orang tuanya, sehingga mempunyai pengetahuan keterampilan dan sikap yang inovatif di bidang pertanian untuk menyongsong pertanian masa depan. Sekarang PATRA telah berkembang di 10 kabupaten di 6 provinsi dengan total anggota 1500 orang.

Penyelenggaraan Jambore Nasional Patra I yang difasilitatori oleh PKG ini merupakan ajang pertemuan dan kompetisi inovasi dan kreativitas anak petani dalam menggunakan produk PKG pada komoditi tanaman pangan. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang perwakilan PATRA dari Jawa Timur, Bangka Belitung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Bali dan Gorontalo.

Direktur Utama (Dirut) PKG Hidayat Nyakman mengungkapkan bahwa kegiatan Jambore Nasional PATRA I yang dilaksanakan bersamaan dengan PAE 2014, dan peluncuran produk inovasi ini merupakan bagian dari pembangunan industri berkelanjutan (suistainable industry), di mana PKG tidak hanya fokus pada kegiatan industrinya saja. Namun turut berperan aktif dalam memajukan sektor pertanian dengan menyajikan berbagai produk inovatif dan berkualitas, memberikan pengawalan teknologi, serta mendukung kegiatan petani-petani muda berprestasi. “Semua ini kami lakukan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Sekaligus untuk memajukan sektor pertanian agar menjadi sektor yang menjanjikan dan menguntungkan”, ujar Dirut.

Menurut Mentan Suswono, sektor pertanian sampai kapanpun akan memegang peranan yang sangat strategis, karena memiliki pengaruh yang sangat significant terhadap devisa negara. Pertanian adalah basis Pembangunan (agriculture for development). Tantangan yang dihadapi dunia pertanian Indonesia adalah aging generation. Kategori petani kita 60% sudah menua, cari tenaga petani sulit. Semakin sedikit usia produktif petani akan mengakibatkan kapabilitas SDM pertanian ke depan semakin langka. Padahal kemajuan sektor pertanian sangat membutuhkan ide-ide kreatif dan peran nyata dari generasi muda petani/taruna tani. Untuk itu Mentan sangat mengapresiasi PATRA yang secara tidak langsung telah membantu Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan SDM pertanian, khususnya generasi muda/taruna tani. “Yang dilakukan oleh PATRA ini menjadi harapan dan kebanggaan bagi saya, bahwa ini adalah pelatihan yang konkrit, bagaimana menumbuhkan generasi muda yang mencintai pertanian, dan bisa hidup dari pertanian”, ungkap Mentan.

Lebih lanjut Mentan mengatakan bahwa pertanian adalah potensi agrobisnis yang terus menerus menguntungkan kalau dikelola secara baik dengan skala ekonomi yang memadai. “Jadi, Anda memilih profesi pertanian tidaklah salah”, kata Mentan, seraya merekomendasikan PATRA untuk memanfaatkan lembaga-lembaga pertanian yang ada di seluruh Indonesia.

Merespon pernyataan Mentan, koordinator PATRA, K. Imam Soedjono menegaskan bahwa PATRA siap mendukung Kementan di manapun berada bekerjasama dengan PKG. Harapannya, di setiap perwakilan PKG di seluruh Indonesia ada kegiatan untuk PATRA. Semoga ! (Hartono)


Berita Terbaru

Petrokimia Gresik Teken MoU Dengan Fakultas Kehutanan UGM
14 Nov 2019
Petrokimia Gresik Teken MoU Dengan Fakultas Kehutanan UGM
14 November 2019 17:00 / Humas PG / 57
Kunjungan President Director PT Cheil Jedang Indonesia
14 Nov 2019
Kunjungan President Director PT Cheil Jedang Indonesia
14 November 2019 10:11 / Humas PG / 78
Retender Jasa Distribusi Pupuk Menggunakan Kapal Laut
13 Nov 2019
Retender Jasa Distribusi Pupuk Menggunakan Kapal Laut
13 November 2019 15:08 / Humas PG / 93
Upacara Hari Pahlawan
11 Nov 2019
Upacara Hari Pahlawan
11 November 2019 10:47 / Humas PG / 127