Dorong Kesejahteraan Petani Hortikultura, Petrokimia Gresik Dukung Program Closed Loop Kementerian Perekonomian di Tameng-Malang

06 September 2024 18:49 / Komunikasi Korporat PG / 397x dilihat

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menandatangani MoU Closed Loop Agribisnis Hortikultura yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia untuk kesejahteraan petani di Jawa Timur dengan lokasi pertama bertempat di desa binaan program Tawangargo Smart-Eco Farming Village (TAMENG). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Robby Setiabudi Madjid bersama Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti di balai Desa Tawangargo, Kec. Karangploso, Kab. Malang, Jawa Timur, baru-baru ini.

Robby menjelaskan bahwa, closed loop merupakan bentuk kolaborasi multi-stakeholder yang bertujuan untuk memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, sehingga kesejahteraan petani dapat lebih ditingkatkan. Forum ini menjembatani petani hortikultura mulai dari penyediaan bibit berkualitas, agro input, sarana, modal hingga offtaker.

"Closed loop ini selaras dengan program Makmur yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN Republik Indonesia maupun program Agrosolution yang dijalankan Pupuk Indonesia. Kami sangat mengapresiasi, dengan adanya closed loop ini Petrokimia Gresik bisa berkontribusi dan memberikan manfaat layanan maupun produk berkualitas lebih banyak lagi bagi petani," ujar Robby.

Ia menambahkan, Petrokimia Gresik merasa bangga dapat berpartisipasi dalam program kemitraan ini. Inisiatif ini bukan hanya langkah maju dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan, tetapi juga wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Di Jawa Timur, peluncuran program closed loop ini dilakukan di area community development (comdev) TAMENG yang merupakan kawasan binaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik. Program TAMENG ini bertujuan untuk mewujudkan sustainable agriculture dengan peningkatan kapasitas SDM pertanian, adaptasi perubahan iklim dan intensifikasi untuk mencapai ketahanan pangan. Program ini penting mengingat salah satu kendala utama petani adalah perubahan iklim. Dalam konsep ini, Petrokimia Gresik berupaya mengajak para petani untuk menerapkan teknik climate smart agriculture yang tidak hanya menjaga keberlanjutan pertanian tetapi juga meningkatkan pendapatan petani.

Pada pembinaan TAMENG, Petrokimia Gresik juga mengimplementasikan Smart Precision Farming sebagai salah satu upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Petrokimia Gresik mendorong regenerasi petani dengan membuat iklim tani yang lebih modern. Selain itu, membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani.

Berikutnya, Petrokimia Gresik juga membimbing petani untuk mampu mengadopsi berbagai teknologi terkini seperti Internet of Things (IoT), sistem drip dan alat uji tanah yang telah terbukti mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan mempermudah pekerjaan para petani. Implementasi teknologi ini juga telah menarik minat para petani muda untuk terjun dan berkontribusi dalam dunia pertanian.

"Program ini juga telah mendapatkan banyak apresiasi dari stakeholder di level nasional. Karena dinilai mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi petani, serta memberikan dampak baik yang berkelanjutan," tandas Robby.

Adapun peran Petrokimia Gresik dalam kerja sama closed loop ini diantaranya menyediakan layanan Mobil Uji Tanah sehingga petani bisa mendapatkan rekomendasi pemupukan yang presisi. Berikutnya, Petrokimia Gresik juga menyediakan akses pupuk nonsubsidi bagi petani penerima manfaat serta melakukan kawalan budidaya dan pengendalian hama penyakit dengan menggunakan produk dan layanan terbaik dari perusahaan.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan fasilitas pertanian oleh PT Petrokimia Gresik berupa rumah uji coba pertanian dan rumah pengolahan pupuk organik cair. Selain itu, petani juga mendapatkan fasilitas atau alat uji tanah mandiri, sehingga dapat dimanfaatkan untuk budidaya lebih efektif dan efisien di berbagai komoditas hortikultura.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti menambahkan, melalui program closed loop, pihak yang bekerja sama akan melakukan pendampingan kepada petani dari hulu hingga hilir. Bagaimana petani bisa produksi sesuai dengan kebutuhan pasar. Sehingga ada jaminan pasar dan harganya, serta mendorong kesejahteraan petani.

"Petani kita perhatikan mulai dari pupuk, bibit, dan pembiayaannya. Bagaimana cara budidaya yang baik, bagaimana pascapanen atau pemasarannya. Sebagai contoh petani di TAMENG sebagai pertanian pertama di Malang yang mengadopsi smart precision farming. Jika ada peningkatan produktivitas, jaminan harga dan berdampak positif kesejahteraan, akan semakin banyak petani yang tergabung dalam program ini," tutupnya.

Lampiran
File Tipe Ukuran Unduh
72 SP Mo U Closed Loop Agribisnis Hortikultura di TAMENG pdf 86 KB Unduh

Siaran Pers Terbaru

01 Apr 2026
ARGUS FERTILIZER ASIA CONFERENCE 2026: HADAPI GEJOLAK GLOBAL, PETROKIMIA GRESIK PERKUAT STRATEGI PENGAMANAN BAHAN BAKU
01 April 2026 21:55 / Komunikasi Korporat PG / 26x dilihat
25 Mar 2026
JELANG LEBARAN PETROKIMIA GRESIK CAIRKAN RP120 MILIAR KOMPENSASI PENURUNAN HET PUPUK BERSUBSIDI, PERKUAT DAYA BELI PETANI
25 Maret 2026 21:47 / Komunikasi Korporat PG / 23x dilihat
19 Mar 2026
MENYAMBUT IDULFITRI 1447H, PETROKIMIA GRESIK BERANGKATKAN 200 PEMUDIK KE LIMA RUTE DI JAWA TIMUR
19 Maret 2026 21:44 / Komunikasi Korporat PG / 16x dilihat
14 Mar 2026
12 Mar 2026
PETROKIMIA GRESIK DUKUNG PERTUMBUHAN UMKM MASYARAKAT SEKITAR MELALUI BAZAR RAMADAN LONTAR
12 Maret 2026 21:39 / Komunikasi Korporat PG / 14x dilihat
12 Mar 2026
PETROKIMIA GRESIK BORONG PENGHARGAAN BEST CEO DAN CORPORATE ANUGERAH BUMN 2026
12 Maret 2026 21:36 / Komunikasi Korporat PG / 15x dilihat