Mentan Challenge 3.600 PPL Jawa Timur dengan Produktivitas Padi 12 Juta Ton, Petrokimia Gresik Siap Dukung Lewat Stok Pupuk Sesuai Ketentuan

16 Maret 2025 20:22 / Komunikasi Korporat PG / 154x dilihat

Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman men-challange sebanyak 3.600 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Jawa Timur (Jatim) agar mampu meningkatkan produktivitas padi Jawa Timur menjadi 12 juta ton per tahun di 2025. Tantangan ini disampaikan Mentan Amran dalam Rapat Koordinasi Bersama PPL Jawa Timur di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

Mentan Amran mengungkapkan bahwa, produksi padi Jawa Timur di tahun 2024 mencapai 9,27 juta ton. Sementara proyeksi dari produksi padi Jawa Timur sebesar 12,6 juta ton. Jika PPL mampu mendukung tercapainya target tersebut, Mentan Amran berjanji akan memberikan penghargaan motor dinas.

"Cukup 12 juta ton, tidak perlu lebihnya. Tahun depan untuk PPL yang berprestasi dapat motor dinas," ujarnya.

Menteri Amran yang mengaku pernah berkarir sebagai PPL menambahkan, PPL harus menjadi agen perubahan bagi sektor pertanian. Keberhasilan Bangsa Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, tidak bisa dilepaskan dari peranan PPL yang merupakan ujung tombak di Republik ini untuk sektor pangan. Saat ini, jumlah PPL di seluruh Indonesia mencapai 37.000 orang.

"Totalnya 5.000 sampai 10.000 dari 37.000 PPL berprestasi mendapatkan motor dinas. Targetnya, indeks pertanaman naik dan produktivitas naik. Ini akan diukur oleh BPS nantinya," tandas Mentan Amran.

Lebih lanjut, ia juga memberikan apresiasi kepada stakeholder pertanian karena capaian produksi padi selama empat bulan terakhir, dimana produksiya tertinggi selama tujuh tahun di periode yang sama. Atas capaian ini, tambahnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah menyampaikan terima kasih.

"Kita bersyukur bisa meningkatkan produktivitas padi di saat kondisi disaster, ada El Nino, ada kekeringan, ada banjir. Produksi kita naik 52 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama," ujarnya kembali.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo usai mengikuti Rakor Bersama PPL mengaku siap mendukung terwujudnya challenge dari Menteri Amran untuk PPL di Jawa Timur. Dukungan ini diberikan Petrokimia Gresik dengan memastikan stok pupuk bersubsidi sesuai dengan ketentuan pemerintah.

"Pupuk memiliki peranan vital dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian. Untuk itu kami akan memastikan stok pupuk bersubsidi sesuai dengan regulasi yang ditetapkan," tegas Dwi Satriyo.

Adapun stok pupuk bersubsidi yang disediakan Petrokimia Gresik secara nasional per tanggal 14 Maret 2025 sebanyak 423.175 ton. Rinciannya pupuk Urea sebesar 66.869 ton, NPK 340.506 ton, dan Organik 15.800 ton. Semua stok ini semuanya di atas ketentuan minimum yang diatur oleh Pemerintah.

"Kami berharap stok ini dioptimalkan petani dengan melakukan penebusan pupuk bersubsidi dengan dorongan PPL, agar hasil panen semakin melimpah demi mewujudkan swasembada pangan nasional," pungkasnya.

Lampiran
File Tipe Ukuran Unduh
22 SP Kunjungan Mentan pdf 26 KB Unduh

Siaran Pers Terbaru

27 May 2026
PETROKIMIA GRESIK SALURKAN 187 HEWAN KURBAN SENILAI RP1,8 MILIAR UNTUK MASYARAKAT DI MOMEN IDUL ADHA 1447 H
27 Mei 2026 09:28 / Komunikasi Korporat PG / 49x dilihat
26 May 2026
INOVATIF DAN KONSISTEN TERAPKAN BUDAYA K3L, PETROKIMIA GRESIK GROUP BORONG 8 PENGHARGAAN "5 STARS" DI ICC-OSH 2026
26 Mei 2026 09:24 / Komunikasi Korporat PG / 28x dilihat
13 May 2026
PRODUKSI TETAP ANDAL DI TENGAH DINAMIKA GLOBAL, PETROKIMIA GRESIK SIAPKAN 219 RIBU TON PUPUK BERSUBSIDI KAWAL MUSIM TANAM
13 Mei 2026 09:12 / Komunikasi Korporat PG / 33x dilihat
06 May 2026
27 Apr 2026
TIM BOLA VOLI PUTRI GRESIK PHONSKA PLUS PUPUK INDONESIA RAIH RUNNER UP PROLIGA 2026
27 April 2026 22:17 / Komunikasi Korporat PG / 76x dilihat