PETROKIMIA GRESIK DORONG PRODUKTIVITAS MELON PANTURA, HASIL PANEN NAIK 10 PERSEN LEWAT PROGRAM PESTANI

08 April 2026 22:10 / Komunikasi Korporat PG / 140x dilihat

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, berhasil meningkatkan produktivitas petani melon di wilayah Pantura Jawa Timur hingga 10 persen melalui program “Pestani Melon Pantura” yang diikuti oleh 210 petani. Program ini juga mendorong peningkatan pendapatan petani rata-rata sebesar 15 persen dalam satu siklus budidaya.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, dalam kegiatan "Panen Raya & Apresiasi Pestani Melon Pantura" di Tuban, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026), menyampaikan bahwa program Pestani ini merupakan stimulus yang diberikan Petrokimia Gresik untuk mendorong petani meningkatkan produktivitas dan kualitas melon, serta pendapatan mereka. Keberhasilan pertanian, tambahnya, merupakan fondasi bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

"Progam ini menjadi gerakan kolaboratif antara Petrokimia Gresik dan petani. Di sini dapat kita saksikan bahwa inovasi, disiplin budidaya dan penggunaan pupuk yang tepat mampu menghasilkan melon dengan ukuran besar dan rasa manis yang optimal," ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo.

Pestani Melon Pantura merupakan ajang kompetisi budidaya melon yang melibatkan petani mulai dari tahap penanaman, perawatan, hingga panen. Lomba ini diikuti ratusan petani dari wilayah Pantura, mulai dari Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Ngawi, hingga Kabupaten Gresik.

Peserta mendapatkan dukungan paket tanam atau sarana produksi pertanian dari Petrokimia Gresik, di antaranya pupuk Phonska Lite, K-Plus, Phonska Cair, Phosgreen, ZA Plus, dan Petro Biofertil. Melalui kegiatan ini, petani dapat membuktikan langsung bahwa penggunaan produk Petrokimia Gresik berkontribusi terhadap peningkatan hasil panen dan kualitas komoditas.

Penilaian lomba meliputi tiga aspek utama, yaitu berat buah, tingkat kemanisan (brix), dan dokumentasi budidaya. Peserta juga ditantang menghasilkan melon dengan bobot mendekati 5,4 kilogram, selaras dengan usia Petrokimia Gresik yang ke-54 pada 10 Juli 2026 mendatang.

Sementara itu, kegiatan ini mampu meningkatkan produktivitas petani melon Pantura dari rata-rata 18 ton menjadi 20 ton per hektare. Selain itu, pendapatan petani juga meningkat dalam satu siklus budidaya menjadi rata-rata Rp22 juta.

"Kami berharap keberhasilan dan tata cara budidaya para peserta lomba ini dapat ditiru petani melon lainnya, sehingga manfaat dari program ini semakin luas dan berkelanjutan," ujar Adit.

Pestani yang digelar Petrokimia Gresik di Pantura ini merupakan program ketiga yang telah dijalankan perusahaan. Sebelumnya, Pestani menyasar petani komoditas kentang di Dieng Raya serta petani semangka di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur. Sama seperti di Pantura, program ini juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian hortikultura di kedua wilayah tersebut.

"Kami ingin menegaskan komitmen Petrokimia Gresik untuk terus menjadi mitra strategis petani, tidak hanya sebagai penyedia pupuk, tetapi juga sebagai sahabat untuk tumbuh bersama dalam meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, dan kesejahteraan petani," ujar Adit.

Sementara itu, Juara 1 Pestani Melon Pantura, Suhartoyo, mengungkapkan, lomba Pestani ini menjadikan petani melon yang ada di kawasan Pantura Jawa Timur semakin berwawasan dalam menghadapi tantangan. Terlebih saat budidaya untuk lomba digelar kemarin cuaca cukup ekstrem.

"Penggunaan produk-produk Petrokimia Gresik mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas, khususnya berat buah melon. Pertumbuhannya lebih bagus dibandingkan musim sebelumnya, dengan cuaca yang sama. Pupuk dari Petrokimia Gresik, mampu menjadi solusi terbaik," ujar Suhartoyo, petani melon sekaligus Kepala Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Adapun dalam momen apresiasi lomba ini juga diselenggarakan panen raya melon hasil demonstration plot, penandatanganan mural sebagai simbol komitmen pengembangan budidaya melon berdaya saing, pawai tumpeng melon, serta wiwarah atau berbagi sebanyak 540 kilogram melon kepada masyarakat. Melon yang dibagikan kepada masyarakat umum ini merupakan hasil budidaya peserta lomba, dimana jumlahnya juga identik dengan usia Petrokimia Gresik tahun ini.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar Petrokimia Gresik di usia ke-54 tahun semakin lancar, serta terus memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani dan masyarakat,” tutup Adit.

Lampiran
File Tipe Ukuran Unduh
20 SP Pestani Melon Pantura FINAL pdf 143 KB Unduh

Siaran Pers Terbaru

13 Oct 2026
JELANG MUSIM TANAM OKTOBER–MARET, PETROKIMIA GRESIK SIAPKAN STOK 443 RIBU TON PUPUK BERSUBSIDI
13 Oktober 2026 23:27 / Komunikasi Korporat PG / 55x dilihat
09 Oct 2026
KOMUNIKASI KUAT DAN BERDAMPAK, PETROKIMIA GRESIK BORONG TUJUH PENGHARGAAN AHI 2026
09 Oktober 2026 23:24 / Komunikasi Korporat PG / 31x dilihat
07 Oct 2026
HADIRKAN MANFAAT BAGI MASYARAKAT PESISIR, PETROKIMIA GRESIK SALURKAN RP100 JUTA UNTUK NELAYAN SEKITAR PERUSAHAAN
07 Oktober 2026 23:12 / Komunikasi Korporat PG / 31x dilihat
02 Oct 2026
DARI GANG SEMPIT TEMBUS PASAR GLOBAL, BATIK BANGSAWAN APRESIASI PENDAMPINGAN PETROKIMIA GRESIK
02 Oktober 2026 23:02 / Komunikasi Korporat PG / 25x dilihat
29 Sep 2026
DARI LIMBAH JADI NILAI EKONOMI, PETROKIMIA GRESIK DORONG KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT SEKITAR
29 September 2026 22:56 / Komunikasi Korporat PG / 20x dilihat
26 Sep 2026
DUKUNG MASA DEPAN GENERASI GRESIK, 17 MAHASISWA BERPRESTASI TERIMA BESTRO S1/D4
26 September 2026 18:53 / Komunikasi Korporat PG / 64x dilihat