PG Dukung Pelestarian Batik

06 Oktober 2016 14:09 / Humas PG / 1843

Bertempat di Museum Nasonal Jl. Medan Merdeka Barat Jakarta, PT Petrokimia Gresik (PG) yang diwakili langsung Dirut PG Nugroho Christijanto, menandatangani MoU dengan Ketua Yayasan Batik Indonesia, Yultin Ginandjar Kartasasmita dan Ketua Asosiasi Pengrajin Batik Jawa Timur (APBJ), Putu Sulistiani tentang kerjasama kemitraan.

Penandatangan ini disaksikan oleh Komisaris Utama PG, M. Djohan Safri yang juga Direktur Teknologi & Manufakturing Pupuk Indonesia Persero (PI), dan Direktur SDM & Tata Kelola PI, Ahmad Tossin Sutawikara.

Dalam sambutannya, Dirut PG Nugroho Christijanto menyatakan bahwa kerjasama dalam skema kemitraan ini merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap upaya pelestarian budaya dan mendorong kemajuan batik Jawa Timur.

"Maksud dan tujuan nota kesepahaman ini adalah para perajin batik yang tergabung dalam asosiasi bisa dijadikan mitra binaan PG berdasarkan rekomendasi Asosiasi Batik," ujar Dirut PG Nugroho Christijanto dalam acara "Dialog Kekinian Batik Jawa Timur dan Pasar Batik Pamekasan Madura Sebagai Pasar Batik Terbesar" di Museum Nasional Jakarta.

Pada kesempatan ini, Direktur SDM & Tata Kelola PI, Ahmad Tossin Sutawikara menyampaikan bahwa program kemitraan untuk pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya pengabdian kepada masyarakat agar dapat tumbuh dan meningkatkan kompetensinya sehingga menjadi usaha yang tangguh, mandiri dan mampu menyerap tenaga kerja dari masyarakat lokal.

Setelah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia asli Indonesia oleh Badan Dunia UNESCO pada pada 2 Oktober 2009 dan tanggal tersebut ditetapkan oleh pemerintah sebagai Hari Batik Nasional. Perkembangan batik di Indonesia semakin pesat dan sangat menggembirakan. Bahkan banyak desainer fashion dunia menggunakan batik sebagai bahan rancangan busana mereka.

Melihat hal tersebut, pemerintah bersama berbagai pihak, termasuk swasta, bersatu padu untuk membentuk wadah pelaku industri batik untuk mengenalkan dan memasarkan produknya.

Kerjasama ini merupakan salah satu bentuk tanggungjawab sosial perusahaan (CSR) dimana PG turut berkontribusi terhadap kemajuan di tanah air. Terlebih setiap daerah memiliki karakter dan corak batik yang berbeda-beda sehingga masing-masing mempunyai keunggulan dan daya tarik tersendiri.

"Harapan kami keunggulan dan daya tarik batik daerah ini dapat ditonjolkan sehingga bisa dilirik oleh pembeli, baik di dalam maupun luar negeri," tutup Dirut PG Nugroho Christijanto. isp.-