Menuju Emerging Industry Leader

03 Oktober 2012 10:54 / Humas PKG / 1423

Tim Examiner Indonesian Quality Award (IQA) melakukan klarifikasi dan verifikasi (site visit asessment) ke PT Petrokimia Gresik (PKG) yang akan berlangsung selama 1-5 Oktober 2012. Tim yang dipimpin oleh Senior Advisor Indonesian Quality Award Foundation (IQAF), A Sutjipto, disambut oleh Direktur Teknik dan Pengembangan PKG, Fidaus Syahril, di Ruang Kemuning, lantai 8 Kantor Pusat PKG, Senin (1/10). Turut hadir Direktur Produksi PKG Nugroho Christijanto, dan Direktur SDM & Umum PKG Irwansyah.

Penilaian ini adalah kelanjutan dari penilaian on desk yang telah dilakukan sebelumnya pada tanggal 28-29 September 2012. Selanjutnya Tim Examiners akan melakukan site visit assessment atau mengklarifikasi dan memverifikasi dokumen aplikasi yang telah dilaporkan sebelumnya.

Dir Teknik dan Pengembangan PKG Firdaus Syahril menyatakan bahwa keikutsertaan PKG dalam ajang penilaian ini adalah bukti komitmen manajemen terhadap pencapaian visi perusahaan, yaitu menjadi produsen pupuk dan produk kimia lainnya yang berdaya saing tinggi dan produknya paling diminati konsumen.

“Kami bersyukur bahwa dari tahun ke tahun, mimpi atau visi tersebut semakin dapat kami raih dengan bukti bahwa kinerja kami senantiasa mengalami kenaikan,” ujar Dir Teknik dan Pengembangan PKG Firdaus Syahril.

Indonesian Quality Award (IQA) adalah bentuk penghargaan terhadap penilaian kinerja ekselen berbasis Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) atau “Kriteria Baldrige”. MBCfPE digunakan sebagai alat untuk mendiagnosa kinerja organisasi/perusahaan secara menyeluruh. Umpan balik dari hasil diagnosa tersebut akan digunakan untuk menuntun perusahaan memperbaiki kinerjanya menuju performa ekselen.

Tahun ini, PKG akan mengikuti IQA yang ke-8 kalinya, terhitung sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005. Konsistensi keikutsertaan PKG dalam ajang penilaian kualitas berbasis “Kriteria Baldrige” ini menunjukkan komitmen kuat manajemen terhadap pentingnya kualitas, sekaligus sebagai evaluasi terhadap implementasi kesisteman yang diterapkan oleh perusahaan.

“Mudah-mudahan kemajuan yang telah Bapak-bapak capai bisa melebihi apa yang dipersyaratkan untuk bisa menjadi Emerging Industry Leader,” ujar Senior Advisor IQAF, A Sutjipto. (Edri)