“Hidup Petani Indonesia !, Mabuhay !”

02 Oktober 2012 12:00 / Humas PKG / 1936

PT Petrokimia Gresik (PKG) menerima kunjungan Universal Havester Inc (UHI), produsen, importir, sekaligus distributor pupuk kelas dunia yang berbasis di kota Quezon, Filipina. Dalam kunjungannya tersebut, UHI juga mengajak 45 orang petani Filipina yang berasal dari provinsi Benguet dan Tarlac. Rombongan diterima oleh Direktur Komersil PT Petrokimia Gresik Nugroho Purwanto di Wisma Kebomas, Jumat (28/9/12).

Maksud dan tujuan kedatangan mereka adalah untuk melihat langsung pabrik NPK dan Pusat Riset milik PT Petrokimia Gresik, serta mengunjungi sejumlah lahan pertanian dan tambak ikan yang menggunakan produk PT Petrokimia Gresik, terutama PHONSKA.

UHI menghabiskan waktu selama dua hari dalam kunjungan ini (28-29 Sept). Hari pertama, rombongan mengunjungi pabrik dan Pusat Riset PT Petrokimia Gresik di Kota Gresik, dan tambak ikan yang menggunakan produk inovasi Petrofish di Jabon, Sidoarjo. “Kami sangat senang, kami disambut dengan baik dan mendapat banyak pelajaran,” ujar Milagros Ong-How, Executive Vice President UHI.

Hari kedua, rombongan diajak oleh PKG mengelilingi Kabupaten Malang, mulai dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Malang, lahan sawah GP3K binaan PT Petrokimia Gresik seluas 125 hektare, dan pabrik Petroganik di Gondanglegi. Selain itu juga berkeliling ke lahan tebu, jagung, tomat, dan kubis yang menggunakan pupuk PT Petrokimia Gresik di Poncokusumo.

“Ini adalah perusahaan yang sangat besar dengan produk yang berkualitas serta berstandar internasional. Pupuk milik Petrokimia Gresik jauh lebih berkualitas daripada pupuk kebanyakan yang diproduksi di Filipina,” ujar Milagros Ong-How kepada para petani Filipina.

Rombongan juga diajak mengunjungi Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu (SPAT) Malang, untuk melihat secara langsung budidaya ubijalar serta proses produksi pengolahan berbagai jenis makanan yang berbahan dasar ubijalar. “Ini sangat menarik, banyak makanan, bahkan es krim, dibuat dari ubijalar,” ujar Robert, seorang petani Filipina.

Rombongan mengikuti rangkaian acara selama dua hari ini dengan sangat antusias. Mereka mengajukan banyak pertanyaan dalam setiap acara. Mereka juga berdialog dan saling bertukar informasi dengan petani lokal mengenai pola tanam, pemupukan, serta budidaya tanamam pertanian. “Hidup petani Indonesia, hidup petani Filipina, Mabuhay (hidup-red)!” seru petani Indonesia dan Filipina pada saat foto bersama.

Sekilas UHI

UHI adalah sebuah perusahaan yang didirikan pada tahun 2003 dan telah mengimpor pupuk NPK (15-15-15) produksi PT Petrokimia Gresik sejak 2011. Selain itu, UHI juga mengimpor pupuk asal China, Korea, Malaysia, dan Israel. Saat ini UHI baru memiliki dua pabrik di PEZA (Philippines Economic Zone Authority) Special Economic Zone di Calamba, yaitu sebuah lokasi bisnis yang dibangun oleh pemerintah Filipina. UHI hanya mejual pupuk berkualitas tinggi dan telah mengantongi sertifikat Quality Management System dari SGS Philippines. (Edri/Hartono)