66 Guru Selesai Ikuti Magang di PG dalam Program Revitalisasi SMK

Jumat, 19 Mei 2017 15:03 WIB  |  Humas PG

PT Petrokimia Gresik (PG) komitmen dalam mendukung program pemerintah berupa revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis kompetensi link and match dengan industri. PG ditunjuk sebagai pilot project dalam program yang digagas melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tersebut.

Salah satu bentuk komitmennya, PG telah memberikan pelatihan magang kepada guru SMK. Pelatihan berlangsung selama satu bulan. Penutupan pelatihan digelar di Wisma Kebomas PG, Jumat 19 Mei 2017.

Manager Pengembangan SDM PG, Tjaturtjitra Suhitarini dalam laporannya menyampaikan, kegiatan magang guru SMK tersebut dilaksanakan mulai tanggal 17 April 2017 hingga 19 Mei 2017.

Kegiatan magang ini diikuti oleh 66 orang guru dari sepuluh SMK. Rinciannya 57 guru dari tujuh SMK binaan PG, yaitu SMK 1 PGRI Gresik, SMK Yasmu Gresik, SMK Negeri 1Cerme, SMK Negeri 1 Driyorejo, SMK Negeri 2 Bojonegoro, SMK Negeri 3 Surabaya, SMK Negeri 1 Sidoarjo. Sembillan guru lainnya dari SMK di Jawa Timur, antara SMK Negeri 1 Mojoanyar, SMK Negeri 2 Probolinggo, SMK Nasaional Dawarblandong Mojokerto.

“Penyelenggaraan program Revitalisasi SMK ini diawali dengam magang guru SMK. Program Revitalisasi SMK ini akan dilanjutkan dengan magang siswa SMK yang dijadwalkan tahun 2018 dengan metode teaching factory,” ujarnya.

General Manager (GM) SDM PG, Rudy Nurcahya dalam sambutan mewakili Direksi  mengatakan, lulusan SMK saat ini belum cukup memenuhi apa yang diharapkan industri, khususnya PG. Karena itu, pemerintah memberikan tugas untuk Revitalisasi SMK kepada PG sehingga kurikulumnya link and match dengan industri.

“Lulusan SMK, khususnya di bidang teknik saat ini belum siap masuk ke dunia kerja. Diharapkan dengan program magang guru dan dilanjutkan magang siswa tahun depan lulusan SMK menjadi siap pakai. Diharapkan guru yang magang bisa berdiskusi dengan sekolah untuk kenyesuaikan kurikulum yang dibutuhkan industry,” ujarnya.

Setelah memberikan sambutan, GM SDM didampingi Manager Pengembangan SDM menyerahkan sertifikat kepada kepala sekolah sepuluh SMK yang gurunya mengikuti magang.

Pariyono, guru magang dari SMK Negeri 1 Driyorejo berharap selanjutnya ada guru tamu dari PG yang bisa datang ke sekolah. Menyampaikan ilmu industri yang update, sehingga kesenjangan antara kemampuan yang dibutuhkan industri dengan kurikulum di sekolah tidak begitu jauh.*/isp.- 


Kembali ke Indeks Berita |  Cetak Berita